PLN Gandeng Pemprov Bali Kebut Pengembangan PLTS 100 GWp dan BESS

AKURAT.CO PT PLN (Persero) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali memperkuat sinergi dalam mempercepat pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan yang berkelanjutan di Provinsi Bali.
Langkah kolaboratif ini menjadi bagian dari upaya mendukung Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 Gigawatt peak (GWp).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Percepatan Pengembangan Infrastruktur Ketenagalistrikan Berbasis Energi Terbarukan di Provinsi Bali.
Baca Juga: INDEF Dorong Kawasan Industri Jadi Penggerak PLTS 30 GWp
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan kesiapan perseroan untuk mempercepat pengembangan infrastruktur energi terbarukan di Bali sebagai bagian dari Program PLTS 100 GWp.
“Ini sebagai contoh bagaimana program bisa kami akselerasi dengan cepat. Bahkan, pembebasan lahan bisa berjalan dengan cepat. Kemudian pembangunan juga bisa kita akselerasi sehingga Program PLTS 100 gigawatt peak ini bisa berjalan dengan cepat,” kata Darmawan dalam keterangannya, dikutip Minggu (30/8/2026).
Lebih lanjut, Darmawan menjelaskan bahwa sebagai bagian dari Program PLTS 100 GWp, tahap awal pengembangan di Bali akan mencakup PLTS dengan total kapasitas mencapai 1.000 Megawatt peak (MWp) yang didukung Battery Energy Storage Systemm (BESS) berkapasitas 3.300 Megawatt hour (MWh).
Pengembangan tersebut akan dilakukan di sejumlah lokasi dan akan diawali lokasi Monumen Operasi, Gilimanuk dengan PLTS 300 MWp dan BESS 1.000 MWh.
“Melalui program yang luar biasa ini, kita tidak hanya meningkatkan ketahanan energi Republik Indonesia, tetapi juga menyediakan listrik yang lebih affordable sekaligus mengurangi ketergantungan pada listrik berbasis impor dengan menggantinya melalui sumber listrik domestik,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Bali, I Wayan Koster, menilai dukungan pemerintah pusat dan sinergi dengan PLN menjadi faktor penting dalam mewujudkan program Bali Mandiri Energi dengan Energi Bersih sebagai bagian dari visi pembangunan daerah.
Menurutnya, pengembangan PLTS di Bali tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga dapat memperkuat citra pariwisata Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia yang mengedepankan kelestarian lingkungan.
“Manfaat daripada PLTS ini tidak saja untuk memenuhi kebutuhan energi, tapi juga meningkatkan citra pariwisata Bali. Karena Bali merupakan daerah wisata utama dunia yang perlu didukung dengan ekosistem lingkungan yang bersih,” tutur I Wayan Koster.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









