Pemerintah Kebut PLTS 100 GWp, PLN Siapkan Infrastruktur dan Sistem Kelistrikan

AKURAT.CO Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk mendorong percepatan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp.
Salah satunya melalui kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta memastikan kesiapan sistem kelistrikan, infrastruktur pendukung, serta pengembangan proyek PLTS dapat berjalan optimal.
"Sebagai bagian dari ekosistem kelistrikan nasional, PLN akan all out agar pengembangan energi surya dapat terintegrasi dengan sistem kelistrikan secara andal, aman, dan berkelanjutan,” kata Darmawan dalam keterangannya, Kamis (27/8/2026).
Baca Juga: PLTS 100 GW Diluncurkan, IESR Minta Pemerintah Siapkan Mesin Eksekusi
Darmawan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah, khususnya Presiden Prabowo dan Kementerian ESDM, atas dukungan dan arahan dalam mempercepat pengembangan energi terbarukan.
Menurutnya, keberhasilan Program PLTS 100 GWp membutuhkan kolaborasi lintas sektor, baik antara pemerintah, PLN, pelaku usaha, industri, maupun masyarakat.
"Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat membangun ekosistem energi surya yang tidak hanya menghasilkan listrik bersih, tetapi juga memperkuat industri nasional, dan memberikan manfaat ekonomi yang luas,” ujarnya.
Dirinya menambahkan, khusus di wilayah Bali sebagai lokasi peluncuran program nasional tersebut, PLN bersama Pemerintah Provinsi Bali akan mengembangkan 5 Klaster PLTS dengan total kapasitas mencapai 1.000 MWp yang didukung Battery Energy Storage System (BESS) sebesar 3.300 MWh.
Langkah besar ini merupakan fondasi penting dalam membangun ekosistem energi bersih di Bali, sebagai destinasi pariwisata utama dan wajah Indonesia di mata dunia.
"Dalam kolaborasi ini, kapasitas PLTS yang akan dikembangkan di wilayah Bali mencapai 1.000 MWp, di mana PLTS dengan total kapasitas 300 MWp akan dikembangkan di Klaster Gilimanuk," tutur Darmawan.
Darmawan menyampaikan, ke depan pengembangan PLTS 100 GWp tidak hanya menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas energi terbarukan dan mewujudkan kemandirian energi nasional.
Lebih lanjut, program ini juga diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
“Lebih dari itu, listrik merupakan fondasi untuk mempercepat pemerataan pembangunan, menggerakkan roda perekonomian, menciptakan lapangan kerja, serta membantu mengentaskan kemiskinan. PLN siap menjadi bagian dari perjalanan Indonesia menuju kemandirian dan swasembada energi," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini









