Bahlil Gaspol PLTS 100 GW, Investasi Tembus Rp1.140 Triliun

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia terus mempercepat eksekusi program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas total 100 gigawatt (GW).
Percepatan tersebut ditandai dengan groundbreaking 14 proyek PLTS berkapasitas 5,3 GW pada 25 Agustus 2026.
Bahlil mengatakan, groundbreaking tersebut dilakukan hanya 11 hari setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) terkait percepatan implementasi program PLTS 100 GW.
Baca Juga: Subsidi Energi 2027 Dipatok Rp272,95 Triliun, Ini Penjelasan Kementerian ESDM
"Dimana salah satu program adalah mempercepat mengeksekusi implementasi 100 GW program PLTS," kata Bahlil dalam groundbreaking PLTS 100 GW di Bali yang disiarkan langsung dari laman Kementerian ESDM, Selasa (25/8/2026).
Bahlil mengungkapkan , program PLTS 100 GW membutuhkan total investasi sekitar USD73 miliar atau setara lebih dari Rp1.140 triliun.
Bahlil menyebut, investasi tersebut juga berpotensi memberikan dampak ekonomi yang besar. Salah satunya melalui penghematan subsidi energi yang diperkirakan mencapai Rp73,9 triliun setiap tahun.
Selain itu, implementasi program tersebut diproyeksikan mampu menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja.
"Dari total pekerjaan ini, bisa kita melakukan efisiensi terhadap subsidi setiap tahun Rp73,9 triliun. Bisa menciptakan lapangan pekerjaan kurang lebih sekitar 5,52 juta lapangan kerja,” ujarnya.
Bahlil menambahkan, untuk tahap awal Program PLTS 100 GW, pemerintah melakukan groundbreaking PLTS dengan kapasitas 5,3 GW.
“Dan untuk di hari yang kita laksanakan ini adalah kita groundbreaking 5,3 gigawatt, dan untuk di Bali adalah 1.000 megawatt, tambah plus baterai (battery energy storage system/BESS),” tambah Bahlil.
Bahlil menyampaikan, pengembangan PLTS tersebut akan dilakukan secara masif dan dibagi dalam periode tiga tahun.
Dari sisi lingkungan, implementasi penuh program PLTS 100 GW diperkirakan dapat menurunkan emisi karbon hingga 140 juta ton CO2 per tahun. Penurunan emisi tersebut juga berpotensi menghasilkan nilai ekonomi karbon sekitar Rp6,31 triliun.
Baca Juga: Menteri Bahlil Ungkap Tender PLTS 30 GW Dimulai Tahun Ini
"Kalau ini mampu kita implementasikan semuanya, penurunan emisi sebesar 140 juta ton CO2 per tahun dengan nilai ekonomi karbon sebesar Rp6,31 triliun," pungkasnya.
Sementara itu, Bahlil menjelaskan tarif pembangkitan PLTS yang mulai diresmikan saat ini berada di kisaran 5-6 sen dolar AS per kilowatt-hour. Namun, angka tersebut belum memperhitungkan biaya baterai penyimpanan energi.
“Namun itu belum termasuk baterai. Nah baterainya itu ditambah lagi. Nah baterainya tergantung mau 4 jam mau 24 jam itu harganya akan mengikuti tentang lama daripada pemakaian baterai itu,” ucap Bahlil.
Berikut Daftar PLTS Groundbreaking Dengan Kapasitas 5,3 GW:
Sedang dibangun:
-PLTS Tembesi 46 MWp (65%)
-PLTS Saguling 92 MWp (44%)
- PLTS Karangkates 133 MWp (56%)
Sudah Diluncurkan:
- PLTS Pulau Sembur 0,92 MWp
- PLTS Rengit 0,078 MWp
Groundbreaking:
- PLTS Pasuruan 132 MWp
- PLTS Banyuwangi 130,2 MWp
- PLTS Gajah Mungkur 134,2 MWp
Siap Ditender
- PLTS Bali (Gilimanuk 300 MWp dan Buleleng 118 MWp)
- PLTS Jatigede 636 MWp
- PLTS Purwakarta 69 MWp
- PLTS Jatiluhur 1.688 MWp
- PLTS Cirata 1.250 MWp
- PLTS Madura 605 MWp.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








