UX Tower Sold, LippoLand Dorong Babak Baru Urban Living Lewat RX Tower di Lippo Village CBD

AKURAT.CO Saat kebutuhan masyarakat urban semakin berkembang, konsep hunian pun ikut berubah.
Hunian tidak lagi hanya ditentukan oleh luas unit atau kelengkapan fasilitas di dalam gedung, namun semakin menjadi bagian dari ekosistem yang mendukung aktivitas bekerja, belajar, menjaga kesehatan, bersosialisasi hingga menikmati waktu luang.
Menyikapi respons pasar terhadap konsep hunian terintegrasi ini, LippoLand pun melanjutkan pengembangan hunian vertikal di Lippo Village.
Setelah UX Tower di URBN X terjual habis, LippoLand menghadirkan RX Tower, hunian terbaru di URBN X yang menjadi bagian dari Urban Quarter -kawasan yang dikembangkan dengan mengintegrasikan hunian, pendidikan, kesehatan, komunitas, dan berbagai fasilitas penunjang kehidupan urban- yang terletak di jantung Lippo Village CBD.
Baca Juga: LippoLand Hadirkan Oaze, Ekosistem Kehidupan Modern Baru di Cikarang
CEO LippoLand, David Iman Santosa, menyampaikan bahwa keberhasilan UX Tower menunjukkan adanya kebutuhan terhadap hunian yang menjadi bagian dari ekosistem kehidupan.
"Melalui RX Tower, kami melanjutkan konsep tersebut dengan menghadirkan lingkungan yang menghubungkan hunian dengan berbagai kebutuhan masyarakat urban, mulai dari bekerja, belajar, menjaga kesehatan hingga membangun komunitas," ujar David.
Urban Quarter: Living dalam Sebuah Ekosistem
RX Tower merupakan bagian dari Urban Quarter at Lippo Village, yang dikembangkan berdasarkan empat elemen utama: Knowledge, Health, Community dan Living.
Ekosistem tersebut mencakup lingkungan pendidikan dan medical and life sciences, termasuk UPH, UPH Medical dan Mochtar Riady Institute of Nano-Technology (MRIN).
Dari sisi kesehatan, kawasan terhubung dengan Siloam Hospitals, sementara ruang publik dan komersial seperti Community Plaza dan Citywalk Elvee mendukung aktivitas sosial dan kebutuhan sehari-hari.
Pendekatan tersebut menempatkan hunian sebagai salah satu bagian dari ekosistem yang lebih besar. Dengan berbagai fungsi yang berada dalam satu kawasan, konsep urban living tidak hanya berbicara tentang tempat tinggal, tetapi juga tentang kualitas kehidupan yang tercipta di sekitarnya.
Live, Work and Community
Konsep tersebut diterjemahkan di URBN X melalui kombinasi private spaces dan community spaces. RX Tower menawarkan pilihan unit dengan konfigurasi dua hingga empat ruang, sementara fasilitas kawasan dirancang untuk mendukung aktivitas penghuni di luar unit.
Fasilitas tersebut antara lain X-LAB sebagai ruang kolaborasi, X-Work sebagai co-working space untuk mendukung aktivitas kerja fleksibel, dan X-ercise untuk kebugaran.
URBN X juga menghadirkan URBN Park, elevated park dengan infinity pool, kids pool, BBQ area dan ruang untuk bersantai.
Kombinasi tersebut membawa konsep live, work and community ke dalam hunian vertikal, memungkinkan penghuni bekerja, berolahraga, berinteraksi dan menikmati waktu luang dalam lingkungan yang sama.
Connectivity sebagai Bagian dari Pengalaman Tinggal
Konektivitas menjadi elemen lain yang memperkuat konsep RX Tower. Sky Bridge dirancang menghubungkan URBN X dengan berbagai fasilitas di Urban Quarter melalui akses pejalan kaki, termasuk UPH, MRIN, Siloam Hospitals, dan Citywalk Elvee.
Kawasan ini juga memiliki rencana pengembangan konektivitas transportasi melalui Future MRT Line Phase 3 (Cikarang–Balaraja). Rencana tersebut menjadi bagian dari visi jangka panjang Urban Quarter dalam memperkuat aksesibilitas dan mobilitas kawasan.
Bagi LippoLand, hal ini memperlihatkan bahwa nilai sebuah hunian tidak hanya ditentukan oleh bangunannya, tetapi juga oleh kemudahan akses terhadap berbagai kebutuhan kehidupan.
Hunian dengan Pilihan Ruang yang Lebih Fleksibel
RX Tower menawarkan enam konfigurasi unit, yaitu Mono, Standard+, Duo A, Duo B, Duo+, dan Corner. Tipe Mono memiliki luas sekitar 28,4 m², Standard+ 29,5 m², Duo A 37,2 m², Duo B 39,5 m² dan Duo+ 40,8 m².
Sementara tipe Corner dirancang dengan konfigurasi empat ruang dan 3,5 kamar mandi. Harga tipe Mono sendiri dimulai dari Rp432 juta, dengan berbagai pilihan skema pembayaran.
Beragam pilihan unit ini memperlihatkan bahwa hunian vertikal semakin dapat mengakomodasi kebutuhan yang beragam, mulai dari individu dan pasangan muda hingga penghuni yang membutuhkan ruang lebih fleksibel untuk keluarga maupun aktivitas bekerja.
Dari Urban Living Menuju Lippo AI Village
Pengembangan RX Tower sejatinya merupakan bagian dari perjalanan yang lebih besar dalam membangun ekosistem urban di Lippo Village.
Jika Urban Quarter menjadi wujud pengembangan kawasan yang mengintegrasikan hunian, pendidikan, kesehatan, komunitas, dan berbagai aktivitas kehidupan sehari-hari, maka Lippo AI Village merepresentasikan visi jangka panjang untuk membawa ekosistem tersebut ke tahap berikutnya melalui teknologi dan inovasi.
Dengan demikian, perjalanan pengembangan kawasan tidak berhenti pada penyediaan hunian, tetapi berkembang menjadi upaya menciptakan lingkungan yang semakin terkoneksi, adaptif, dan siap menjawab kebutuhan kehidupan di masa depan.
“Kami melihat RX Tower sebagai bagian dari perjalanan yang lebih besar. Masa depan properti bukan hanya tentang membangun tempat tinggal, tetapi menciptakan lingkungan yang memungkinkan masyarakat hidup lebih baik, lebih terkoneksi, dan lebih siap menghadapi masa depan. Urban Quarter dan visi Lippo AI Village merupakan bagian dari perjalanan tersebut,” tambah David Iman Santosa.
Kehadiran RX Tower memperkuat langkah LippoLand dalam mengembangkan Urban Quarter sebagai ekosistem urban terintegrasi.
Lebih jauh, pengembangan ini juga menjadi bagian dari perjalanan menuju visi Lippo AI Village, sebuah kawasan yang tidak hanya menawarkan tempat tinggal, tetapi juga menghadirkan cara hidup yang semakin terhubung dengan teknologi, inovasi, dan kebutuhan masyarakat masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 3Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 5Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 6Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 7Prediksi Prancis vs Italia 3 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat








