Jangan Tergiur Harga Murah, Begini Cara Cek Oli Pertamina Asli

AKURAT.CO PT Pertamina Lubricants memperkuat langkah pencegahan peredaran pelumas palsu di tengah maraknya produk oli ilegal yang beredar di pasaran.
Corporate Secretary Pertamina Lubricants, Rika Gresia Wahyudi mengatakan, salah satu strategi perseroan adalah memperluas dan menjaga jaringan penjualan melalui outlet resmi. Saat ini, Pertamina Lubricants memiliki hampir 7.500 outlet resmi yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Jadi kerja sama kita sudah dengan banyak outlet dan kita selalu tidak henti-hentinya menghimbau untuk para konsumen agar membeli di outlet-outlet resmi,” kata Rika di kantor Pertamina Lubricants Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Baca Juga: 16 Negara Jadi Tujuan Ekspor Pertamina Lubricants, Ini Daftarnya
Rika menjelaskan, konsumen juga perlu lebih teliti sebelum membeli produk pelumas. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah memeriksa identitas yang terdapat pada setiap kemasan produk.
Ia menjelaskan, produk pelumas Pertamina memiliki sejumlah identitas pada kemasannya, termasuk kode QR dan nomor seri yang dapat membantu konsumen memastikan keaslian produk.
“Setiap kemasan itu ada identitasnya, ada QR-nya itu. Nah, ada nomor serinya juga. Itu yang kami mohon, kami himbau selalu kepada konsumen agar berhati-hati,” ujarnya.
Rika juga mengingatkan konsumen agar tidak menjadikan harga sebagai satu-satunya pertimbangan ketika membeli pelumas. Harga yang jauh lebih murah perlu diwaspadai, terlebih apabila produk tersebut diperoleh bukan melalui jaringan penjualan resmi.
Selain memperhatikan tempat pembelian, konsumen juga diminta mengecek kondisi kemasan serta kelengkapan identitas produk sebelum digunakan.
“Mungkin bisa jadi oh mencari oli Pertamina yang paling murah, karena harga itu mungkin bisa murah tetapi bila mendapatkannya juga tidak di outlet resmi ataupun mungkin bukan outlet resmi tapi juga terlihat ya dari kemasannya,” tutur Rika.
Baca Juga: Pertamina Lubricants Belum Mau Naikkan Harga Pelumas
Rika menambahkan, penggunaan oli palsu secara terus-menerus berpotensi menimbulkan kerusakan pada kendaraan. Pasalnya, spesifikasi dan kualitas produk palsu tidak sesuai dengan standar pelumas yang ditetapkan Pertamina Lubricants.
“Iya, tentunya kerusakan ya karena speknya juga dari oli tersebut tidak sesuai standar yang menjadi pelumas standar dari pelumas Pertamina,” tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat
- 10Panggil Bahlil ke Istana, Prabowo Terima Laporan Penguatan Tata Kelola Migas dan Peningkatan Layanan Energi









