Kemenpar: Tren Positif Pariwisata Semester I 2026 Jadi Modal Kuat Ekonomi Nasional

AKURAT.CO Kinerja sektor pariwisata Indonesia pada Semester I 2026 menunjukkan tren positif dan dinilai menjadi sinyal kuat bagi pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
Staf Khusus Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Apni Jaya Putra, mengatakan, capaian sektor pariwisata sepanjang enam bulan pertama 2026 menjadi modal penting untuk memperkuat optimisme terhadap pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sektor pariwisata Indonesia tetap tumbuh solid di tengah berbagai tantangan global. Ini menjadi bukti bahwa pariwisata mampu menjadi salah satu penggerak utama ekonomi nasional," kata Apni dalam keterangannya, Kamis (6/8/2026).
Berdasarkan data BPS, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Semester I 2026 mencapai 7,45 juta kunjungan atau meningkat 5,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 630,41 juta perjalanan atau tumbuh 2,71 persen secara tahunan.
Tak hanya jumlah kunjungan, rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara juga meningkat menjadi 1.313 dolar AS per kunjungan atau naik 6,36 persen dibandingkan Semester I 2025.
Menurut Apni, peningkatan jumlah kunjungan dan belanja wisatawan memberikan dampak langsung terhadap berbagai sektor usaha, mulai dari perhotelan, transportasi, kuliner, hingga ekonomi kreatif.
"Semakin besar pengeluaran wisatawan, semakin besar pula multiplier effect yang dirasakan masyarakat, terutama pelaku UMKM dan industri pariwisata di daerah," ujarnya.
Apni menambahkan, tren positif tersebut juga tercermin dari meningkatnya tingkat hunian kamar hotel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







