Dorong Kedaulatan Ekonomi Nasional, MIND ID Jaga Tingkat 90 Persen Pemasok Lokal

AKURAT.CO MIND ID Grup konsisten mempertahankan lebih dari 90% pemasok berasal dari pelaku usaha lokal dan domestik sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian nasional.
Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sekaligus memperbesar manfaat ekonomi di daerah, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong kedaulatan ekonomi nasional.
Division Head of Sustainability MIND ID, Binahidra Logiardi, mengatakan sebagai holding industri pertambangan BUMN, MIND ID tidak hanya berorientasi pada peningkatan kinerja operasional bisnis.
Baca Juga: MIND ID Perluas Akses Pendidikan Inklusif bagi Anak Disabilitas
MIND ID juga proaktif menjalankan peran sebagai penggerak pembangunan ekonomi nasional dengan terus melibatkan pemasok lokal.
"Dari sisi rantai pasok dan aspek sosial, kami melihat keterlibatan pemasok lokal dan domestik sangat penting. TKDN menjadi salah satu ukuran pencapaian operasi dan bisnis kami," katanya.
MIND ID terus memantau komposisi pemasok agar proporsi pelaku usaha lokal dan domestik tetap terjaga di atas 90 persen dari total pemasok di seluruh Grup, sehingga manfaat ekonomi juga dirasakan oleh daerah sekitar operasi.
Keterlibatan pemasok lokal dilakukan secara menyeluruh, mulai dari fase eksplorasi hingga pemasaran produk — meliputi penyediaan bahan bakar, alat berat, suku cadang, layanan kontraktor, hingga kegiatan distribusi.
Pendekatan ini memperkuat perekonomian daerah, memitigasi risiko gangguan pasokan, dan meningkatkan efektivitas operasional.
Penguatan rantai pasok dalam negeri juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat struktur industri nasional melalui peningkatan penggunaan produk dan jasa dalam negeri serta pengembangan hilirisasi mineral.
Langkah ini diharapkan meningkatkan kapasitas industri nasional, memperluas kesempatan kerja, dan memperbesar efek berganda bagi perekonomian.
"Sebagai BUMN, kami adalah agent of development sehingga dampak ekonomi menjadi sangat penting. Kami mendukung program pemerintah untuk mendorong kedaulatan ekonomi nasional," kata Binahidra.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








