Proyek North Hub Masuk Tahap Konstruksi, Produksi Ditarget 2028

AKURAT.CO Pemerintah memulai konstruksi FPSO Bahtera Haluan Lestari, fasilitas produksi terapung yang akan menjadi pusat pengolahan gas dari 16 sumur di Lapangan Geng North dan Gehem.
Proyek North Hub senilai USD11,8 miliar itu ditargetkan mulai berproduksi pada 2028 sebelum menyalurkan gas ke Terminal Santan melalui pipa ekspor berdiameter 32 inci.
Pembangunan Floating Production Storage and Offloading atau FPSO Bahtera Haluan Lestari resmi memasuki tahap konstruksi melalui seremoni first steel cut atau pemotongan baja pertama bagian topside di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau.
Baca Juga: Bahlil: Tahap Awal Impor Minyak Rusia Sudah Dimulai Lewat Lemigas
Pemotongan baja perdana tersebut menjadi awal proses fabrikasi struktur utama FPSO untuk North Hub Development Project. Proyek lepas pantai terintegrasi itu mencakup pengembangan Lapangan Geng North dan Lapangan Gehem di Cekungan Kutai, lepas pantai Kalimantan Timur.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto mengatakan, proyek migas lepas pantai tersebut memiliki total investasi USD11,8 miliar. Dari jumlah itu, sekitar USD2,9 miliar dialokasikan khusus untuk pembangunan fasilitas FPSO.
Besarnya nilai investasi ini menjadi bukti nyata bahwa iklim bisnis Indonesia masih sangat menarik bagi investor dan tetap dipercaya oleh dunia internasional.
"Keberhasilan industri fabrikasi dalam negeri dalam menjawab tantangan proyek berskala besar ini membuktikan bahwa teknologi tinggi kini mampu diimplementasikan di dalam negeri," kata Djoko dalam keterangannya, dikutip Kamis (23/7/2026).
Sekadar informasi, North Hub Development Project telah melewati sejumlah tahapan penting sejak penemuan gas di sumur eksplorasi Geng North-1. Persetujuan Plan of Development atau POD I Kutei North Hub diperoleh pada Agustus 2024.
Proyek kemudian menyelesaikan Front-End Engineering Design atau FEED pada Januari 2025 dan mencapai Final Investment Decision atau FID pada Maret 2026. Empat bulan setelah FID, proyek memasuki tahap pemotongan baja pertama pada Juli 2026.
Direktur Eni North Ganal Ltd Mirko Araldi mengatakan peresmian tersebut menandai dimulainya tahapan yang lebih besar daripada sekadar pembangunan modul topside.
Menurutnya, pencapaian itu mencerminkan kerja keras, dedikasi, dan visi bersama berbagai pihak untuk menghadirkan pasokan energi yang andal bagi Indonesia.
"Pencapaian hari ini merupakan wujud kepercayaan kami yang berkelanjutan terhadap sektor energi Indonesia, sekaligus komitmen jangka panjang kami untuk terus berinvestasi, bertumbuh, dan menciptakan nilai di negara ini," ujar Mirko.
Ia mengatakan pihaknya akan berupaya memenuhi target first gas yang telah disepakati pada akhir 2028. North Hub ditargetkan mulai beroperasi dalam waktu kurang dari tiga tahun setelah keputusan investasi final.
"Kami menargetkan produksi perdana pada 2028. Proyek strategis ini ditargetkan mulai beroperasi dalam waktu kurang dari tiga tahun setelah Keputusan Investasi Final (Final Investment Decision/FID), yang mencerminkan komitmen kuat, kolaborasi, dan keunggulan eksekusi dari seluruh pihak yang terlibat," tambahnya.
Dalam pengembangannya, North Hub menghubungkan 16 sumur melalui sistem produksi bawah laut menuju FPSO Bahtera Haluan Lestari. Gas yang telah diproses selanjutnya akan disalurkan ke Terminal Santan melalui jaringan pipa ekspor berdiameter 32 inci.
Dimulainya fabrikasi FPSO menjadi salah satu tahapan penting menuju target produksi pada 2028. Keberhasilan proyek akan ditentukan oleh ketepatan jadwal konstruksi, kualitas pekerjaan, keselamatan kerja, dan koordinasi seluruh pihak yang terlibat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









