Harga Pertamax Bakal Turun Susul Turbo Cs? Ini Kata Manajemen Pertamina

AKURAT.CO Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron memberikan informasi terkini perihal harga Pertamax yang diisukan bakal turun menyusul penuruan harga sejumlah BBM nonsubsidi Pertamina.
Pasalnya, belum lama ini harga Pertamina resmi menurunkan harga BBM bensin Pertamax Turbo (RON 98), dan diesel nonsubsidi seperti Dexlite dan Pertamina DEX.
"Kami telah melaksanakan penyesuaian untuk Pertamina Dex, Pertamax Turbo, Avtur, ya, dan Dexlite. Untuk detailnya nanti bisa dilihat di website resmi dari Patra Niaga dan Pertamina," ujar Baron di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Baca Juga: Satu Kapal Pertamina Berhasil Lewati Selat Hormuz
Terkait harga Pertamax, lanjut Baron, pihaknya tetap mempertimbangkan titik tengah antara daya beli masyarakat dan keekonomian yang baik bagi perseroan dalam pemantauan atau evaluasi rutin bulanan harga BBM nonsubsidi dan penetapan harga sesuai mekanisme pasar.
"Kami seperti yang ada di peraturan PermenESDM terkait pola perhitungan, mengikuti prosedur tersebut. Apa yang terjadi pada 1 Juli 2026 (penurunan harga bbm nonsubsidi) adalah berdasarkan aturan, ketentuan, dan juga harga minyak dunia tentunya," imbuh Baron.
Sebelumnya harga Pertamax Turbo turun menjadi Rp 19.300 per liter, turun Rp 1.450 per liter dari sebelumnya Rp 20.750 per liter pada Juni 2026 dan harga Pertamax DEX kini dibanderol menjadi Rp 21.150 per liter, turun Rp 3.650 per liter dari yang sebelumnya dibanderol Rp 24.800 per liter.
Sementara itu harga Dexlite kini menjadi Rp19.700 per liter, turun Rp 3.300 per liter dari yang sebelumnya Rp 23.000 per liter.
Adapun untuk harga BBM Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green (RON 95) masih tetap dibanderol masing-masing Rp 16.250 dan Rp 17.000 per liter per 1 Juli 2026 ini, tidak mengalami perubahan sejak 10 Juni 2026.
Adapun harga BBM Pertamax di Pertashop juga masih dibanderol Rp 16.150 per liter. Begitu juga dengan harga BBM bersubsidi seperti Pertalite (RON 90) masih dibanderol Rp 10.000 per liter dan Solar subsidi Rp 6.800 per liter.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









