PLN Siapkan Pasokan Listrik 2x725 MVA untuk Data Center Raksasa di Cikarang

AKURAT.CO PT PLN (Persero) memastikan penyediaan pasokan listrik yang andal bagi sektor pusat data (data center).
Salah satunya melalui dukungan penyediaan pasokan listrik 2x725 Megavolt Ampere (MVA) serta layanan listrik premium untuk fasilitas data center milik Digital Edge Indonesia yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat.
Kolaborasi strategis antara PLN dan Digital Edge Indonesia ini menjadi langkah penting dalam memperkuat fondasi infrastruktur digital nasional sekaligus mendukung posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara.
Baca Juga: PLN Indonesia Power Lebarkan Sayap ke Amerika Latin, Bidik Energi Hijau
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa PLN terus berperan aktif dalam memperkuat ekosistem digital nasional, termasuk pengembangan sektor data center, melalui penyediaan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan.
“Melalui kolaborasi ini, PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan guna mendukung kebutuhan sektor strategis ini, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara,” kata Darmawan dalam keterangannya, Selasa (9/6/2026).
Sementara itu, CEO Digital Edge Indonesia, Stephanus Oscar menyampaikan bahwa pasokan listrik yang andal menjadi faktor utama dalam pengembangan industri pusat data berskala besar.
“Topping off CGK1, yang didukung oleh perjanjian pasokan listrik terbesar dalam sejarah pusat data Indonesia, mencerminkan keyakinan kami terhadap pertumbuhan digital jangka panjang negeri ini,” ujarnya
Menurutnya, pengembangan kawasan data center tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur digital saat ini.
Akan tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing Indonesia dalam menghadapi perkembangan teknologi berbasis artificial intelligence (AI) di masa depan.
“Bersama PLN, kami tidak sekadar membangun sebuah pusat data, kami sedang meletakkan fondasi agar Indonesia dapat bersaing di level tertinggi ekonomi AI global. CGK Campus dirancang untuk tumbuh seiring dengan ambisi bangsa,” tutur Oscar.
Sebelumnya, Digital Edge Indonesia dan PLN telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) pada Oktober 2025 untuk pasokan daya sebesar 2x650 MVA bagi fasilitas data center di Cikarang.
Seiring meningkatnya rencana ekspansi data center Digital Edge Indonesia, kebutuhan operasional dan untuk memastikan layanan 24 jam tanpa gangguan, pasokan data ditingkatkan menjadi 2x725MVA untuk memenuhi kebutuhan secara bertahap hingga 2030.
Kapasitas tersebut menjadikan Digital Edge Indonesia sebagai pemegang PJBTL terbesar PLN sekaligus salah satu data center berkapasitas daya terbesar di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









