Harga Biodiesel Juni 2026 Turun Jadi Rp14.643 per Liter, Ini Rinciannya

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Harga Indeks Pasar (HIP) untuk Bahan Bakar Nabati (BBN) jenis Biodiesel dan Bioetanol untuk bulan Juni 2026.
Dalam keterangan di website EBTKE, diketahui bahwa besaran konversi Crude Palm Oil (CPO) menjadi Biodiesel adalah sebesar 85 USD/MT.
Maka dari itu, untuk Biodiesel ESDM mematok sebesar Rp14.643/liter ditambah Ongkos Angkut yang berlaku efektif pada tanggal 1 Juni 2026.
Baca Juga: Kementerian ESDM Kebut Dedieselisasi di Wilayah 3T
Adapun, harga ini diketahui mengalami penurunan dibandingkan harga Mei 2026 sebesar Rp14.917/liter.
Untuk penghitungan, harga HIP BBN biodiesel diperoleh dari formula, HIP = (harga CPO KPB rata-rata + USD85 per ton) x 870 kg per m³ + ongkos angkut.
Harga CPO KPB atau harga CPO Kharisma Pemasaran Bersama berada diangka Rp15.348 per kilogram untuk periode 25 April sampai 24 Mei 2026.
Adapun, besaran HIP BBN jenis Biodiesel berdasarkan ketentuan Diktum kesatu Keputusan Menteri ESDM Nomor 3.K/EK.05/DJE/2024 tentang Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel yang Dicampurkan ke Dalam Bahan Bakar Minyak Jenis Minyak Solar dan besaran Ongkos Angkut berdasarkan ketentuan Lampiran I Keputusan Menteri ESDM Nomor 290.K/EK.05/MEM.E/2025.
Kemudian, untuk HIP Bioetanol pada Juni 2026, ESDM mematok harga sebesar Rp8.062 per liter. Harga ini naik dibandingkan HIP bioetanol pada Mei 2026 yang dipatok sebesar Rp7.992 per liter.
Adapun, untuk penghitungan HIP BBN bioetanol tersebut menggunakan formula yang telah ditetapkan, yaitu HIP = (harga tetes tebu KPB rata-rata periode 3 bulan x 4,125 kg per liter) + USD0,25 per liter.
Dengan harga tetes tebu KPB rata-rata yang berada pada rentan waktu 15 Oktober 2025 - 14 Februari adalah Rp907 per kg.
Baca Juga: Wamen ESDM: Stok BBM Aman di Tengah Tekanan Nilai Tukar Rupiah
Perlu diketahui, KPBN tidak melakukan lelang sedari periode 15 November 2025, sehingga data harga molases menggunakan data periode 3 bulan terakhir yang dipublikasikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 4Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








