Danantara Kantongi Minat Investasi Sovereign Fund Global Senilai USD30 Miliar

AKURAT.CO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) mengungkapkan minat sovereign wealth fund (SWF) global terhadap Indonesia terus meningkat.
Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir menilai, kepercayaan investor atau confidence menjadi faktor utama dalam menarik arus investasi asing (foreign fund) ke Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.
Pandu menambahkan, penguatan kepercayaan investor harus dibangun melalui konsistensi eksekusi program pemerintah, stabilitas ekonomi, hingga penguatan fundamental nasional.
Baca Juga: Danantara Rekrut Talenta Global Perkuat DSI
“Kalau ngomong Indonesia kan kita, ya kita jujur aja kita harus melihat juga bagaimana exchange rate. Kalau exchange rate kita juga harus lihat fiscal situation and growth. The most important tuh soal confidence Pak, we have to increase the confidence,” kata Pandu dalam Investor Daily Round Table, Selasa (26/5/2026).
Pandu menjelaskan, salah satu indikator meningkatnya kepercayaan investor terlihat dari dukungan lembaga pemeringkat internasional Fitch yang memberikan sovereign rating kepada Danantara.
Selain itu, sebanyak 33 bank internasional juga disebut telah memberikan fasilitas kredit senilai USD10 miliar.
Tidak hanya itu, Danantara juga telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan tujuh hingga delapan sovereign wealth fund global dengan potensi nilai kerja sama mendekati USD30 miliar.
“Contohnya lagi ada 7-8 sovereign fund melakukan MOU dengan kita hampir USD30 miliar,” ujar Pandu.
Pandu menambahkan, Danantara juga telah merealisasikan dua kesepakatan investasi bersama Qatar Investment Authority (QIA) sebagai bagian dari penguatan kerja sama investasi strategis dengan investor global.
Pandu menegaskan, upaya menarik foreign fund membutuhkan kerja kolektif, sumber daya manusia yang kuat, serta kemampuan menjaga konsistensi implementasi program investasi nasional.
“Jadi kalau dari sisi itu confidence has to be build, kami cukup yakin, it takes a team to do it, it takes strong human capital,” tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








