Konflik Iran Tak Goyahkan Pasar Properti di Singapura

AKURAT.CO Pasar properti Singapura menunjukkan ketahanan di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik di Timur Tengah.
Penjualan rumah pribadi baru di negara tersebut melonjak pada April 2026 dan mencapai level tertinggi dalam enam bulan terakhir.
Data Urban Redevelopment Authority dikutip dari laman bloomberg, menunjukkan pengembang berhasil menjual 1.548 unit rumah pribadi baru sepanjang April 2026.
Jumlah tersebut melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 675 unit.
Baca Juga: Harga Rumah Naik Tipis, Penjualan Properti Anjlok 25 Persen
Kenaikan penjualan juga melanjutkan tren positif sejak Maret 2026, ketika sekitar 1.300 unit rumah baru berhasil terjual.
Secara keseluruhan, hampir 11.000 rumah pribadi baru terjual sepanjang 2025, menjadi salah satu capaian tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
Permintaan properti masih ditopang oleh pembeli lokal dan imigran kaya yang tetap aktif melakukan transaksi meskipun tensi geopolitik global meningkat.
Konflik Iran dan ketidakpastian ekonomi internasional belum terlihat signifikan memengaruhi minat pasar.
Selain itu, suku bunga pinjaman yang relatif rendah turut menjadi faktor pendorong utama penjualan properti.
Minat pembeli terutama terlihat kuat pada proyek-proyek kawasan pinggiran kota yang menawarkan harga lebih kompetitif dibanding pusat kota.
Data resmi juga menunjukkan harga rumah pribadi di Singapura naik 0,9% pada kuartal pertama 2026 dibandingkan kuartal sebelumnya. Angka tersebut lebih tinggi dari estimasi awal sebesar 0,3%.
Kondisi tersebut memperlihatkan pasar properti Singapura masih ditopang permintaan domestik yang solid dan daya beli kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









