IPA Cabangbungin Beroperasi, Kapasitas Capai 8.640 m³ per Hari

AKURAT.CO PT Tigalapan Adam Internasional menuntaskan proyek Instalasi Pengolahan Air (IPA) beton berkapasitas 100 liter per detik di wilayah Cabangbungin. Infrastruktur ini dirancang untuk meningkatkan pasokan air bersih sekaligus memperkuat sistem layanan air minum di kawasan tersebut.
Berdasarkan kapasitas terpasang, IPA 100 liter/detik setara dengan produksi sekitar 8.640 meter kubik air per hari.
Jika mengacu pada kebutuhan dasar air domestik 100 liter per orang per hari (standar perencanaan sektor air minum), kapasitas ini berpotensi melayani hingga 86.400 jiwa secara teoritis, tergantung pada tingkat kehilangan air (non-revenue water) dan distribusi jaringan.
Baca Juga: Dorong Industri Hijau, Kemenperin Perkuat Pengolahan Air
Direktur Utama PT Tigalapan Adam Internasional, Muhammad Herman Flohr, menyatakan proyek ini merupakan bagian dari kontribusi sektor swasta dalam mendukung peningkatan akses air bersih nasional.
“Proyek ini merupakan bagian dari kontribusi nyata kami dalam mendukung program pemerintah dalam peningkatan akses air bersih bagi masyarakat. Keberhasilan ini juga mencerminkan sinergi yang baik antara seluruh pihak terkait, mulai dari pemilik pekerjaan, konsultan, hingga tim pelaksana di lapangan,” ujarnya.
Secara teknis, proyek ini menggunakan konstruksi beton bertulang untuk menjamin durabilitas instalasi, serta sistem pengolahan air modern yang dirancang memenuhi standar kualitas air minum.
Selain unit utama pengolahan, pembangunan juga mencakup fasilitas operasional, jaringan distribusi, serta bangunan pendukung yang terintegrasi.
Pembangunan IPA ini terjadi di tengah masih terbatasnya akses air minum layak di Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada 2024, akses air minum layak nasional berada di kisaran 91%, namun akses air minum aman (safe water) masih jauh lebih rendah.
Sementara itu, pemerintah melalui RPJMN 2020–2024 menargetkan peningkatan akses air minum aman sebagai bagian dari agenda pembangunan infrastruktur dasar.
Sektor air minum juga menjadi bagian dari target global World Health Organization (WHO) dan UNICEF dalam program Joint Monitoring Programme (JMP) yang menekankan pentingnya akses air bersih berkelanjutan.
Baca Juga: Teknologi Pengolahan Air Modern di PIK 2, Air Sungai Diolah Jadi Air Layak Minum
Keberhasilan proyek ini memperkuat posisi PT Tigalapan Adam Internasional di sektor infrastruktur air minum. Perusahaan menyatakan akan melanjutkan pengembangan proyek serupa untuk mendukung kebutuhan air bersih yang terus meningkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 6India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan







