PTBA Koordinasi dengan Danantara soal Jadwal Groundbreaking Proyek DME

AKURAT.CO PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) masih berkoordinasi dengan Danantara terkait dengan jadwal groundbreaking proyek hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME).
Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno mengatakan, proyek DME masih berada dalam tahap koordinasi lintas pihak untuk memastikan seluruh aspek pengembangan berjalan sesuai rencana.
“Dapat kami sampaikan bahwa saat ini proyek hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) masih berada dalam tahap koordinasi lintas pihak untuk memastikan seluruh aspek berjalan sesuai rencana,” kata Eko kepada Akurat.co, Rabu (15/5/2026).
Baca Juga: PTBA Bidik Produksi 50 Juta Ton Batu Bara di 2026, Begini Strateginya
Meski demikian, Eko menegaskan komitmennya untuk mendukung realisasi proyek tersebut. Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah menyiapkan cadangan batu bara sebagai bahan baku utama pengembangan DME.
Terkait dengan agenda groundbreaking proyek, Eko menyebut jadwal pelaksanaan masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut bersama Danantara, dengan mempertimbangkan kesiapan proyek secara menyeluruh.
“Untuk jadwal groundbreaking, saat ini masih dalam proses koordinasi lebih lanjut dengan Danantara, dengan mempertimbangkan kesiapan proyek secara menyeluruh,” tuturnya.
Pertamina Bakal Jadi Offtaker
Di sisi hilir, PTBA juga terus menjalin koordinasi dengan PT Pertamina (Persero) yang akan berperan sebagai offtaker, yakni pihak yang menyerap seluruh produksi DME nantinya.
Menurut Eko, pembahasan dengan Pertamina terus dilakukan secara intensif untuk memastikan kesiapan proyek dari sisi penyerapan produk dan kesinambungan bisnis jangka panjang.
“Di sisi lain, koordinasi dengan Pertamina sebagai offtaker juga terus berlangsung secara intensif guna memastikan kesiapan dari sisi hilir,” ucap Eko.
Grounbreaking Dikabarkan Mundur
Adapun, groundbreaking proyek DME PTBA dikabarkan bakal terealisasi pada tahun ini atau pada tahun 2026.
Namun, berdasarkan timeline atau lini masa yang dipaparkan Direktur Utama PTBA Arsal Ismail, saat RDP dengan Komisi XII DPR RI, terlihat bahwa Keputusan Investasi Akhir (Final Investment Decision/FID) proyek DME ditarget pada akhir kuartal III-2026.
Lalu, EPC dan kontruksi proyek DME ditarget akan dimulai pada kuartal I-2028 dan Commercial Operation Date (COD) proyek ini ditarget pada kuartal IV-2030.
“Nah ini timeline-nya, timeline-nya yang sudah kami susun,” ucap Arsal sambil memperlihatkan paparan timeline didepan Komisi XII DPR RI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









