Hindari Antrean, Jasa Marga Imbau Pemudik Cek Saldo E-Toll Jelang Arus Balik Lebaran 2026

AKURAT.CO PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengimbau pengguna jalan yang akan memulai perjalanan arus balik kembali ke Jabotabek untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik (e-toll) yang digunakan dalam perjalanan.
Hal ini karena berdasarkan evaluasi pada pada H-10 sampai H+1 libur Hari Raya Idulfitri 1447H/2026 atau pada periode 11-22 Maret 2026, terdapat 21 ribu kendaraan dengan saldo e-toll kurang di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang dan melalukan top up e-toll di gerbang tol tersebut.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan, jumlah tersebut merupakan 4,9% dari total 442 ribu kendaraan yang melakukan transaksi di GT Kalikangkung pada periode yang sama.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2026 Melonjak, Jasa Marga Terapkan Buka Tutup Rest Area KM 52B
“Dengan saldo e-toll kurang yang berdampak pada tingginya aktivitas top up di gerbang tol, maka akan mengakibatkan waktu penundaan yang cukup signifikan dan mengakibatkan antrean di gerbang tol,” kata Rivan.
Sejalan dengan hal tersebut, kondisi serupa berpotensi kembali terjadi pada arus balik, khususnya di GT Cikampek Utama.
Oleh karena itu, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan arus balik dengan memastikan kecukupan saldo e-toll sebelum memasuki jalan tol guna menghindari antrean kendaraan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas.
“Siapkan saldo e-toll cukup bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus, khususnya dari arah Trans Jawa menuju Jakarta,” tambah Rivan
Untuk perjalanan dari Semarang ke Jakarta, pengguna jalan kendaraan Golongan I diimbau menyiapkan saldo e-toll minimal sebesar Rp500.000. Sementara itu, bagi pengguna jalan dari Surabaya menuju Jakarta, disarankan menyiapkan saldo minimal sebesar Rp1.000.000.
Jika proses top up di gerbang tol terjadi pada ribuan kendaraan yang melintas di GT Cikampek Utama tentu akan merugikan pengguna jalan, karena waktu perjalanan terbuang hanya untuk menunggu proses top up.
Untuk itu, Jasa Marga kembali meminta kerja sama dari pengguna jalan agar secara berkala mengecek kecukupan saldo e-toll untuk kelancaran perjalanan arus balik.
Rivan juga kembali mengingatkan kepada pengguna jalan, khususnya yang melakukan perjalanan di Jalan Tol Trans Jawa dengan sistem transaksi tertutup (tarif berdasarkan jarak), bahwa kartu e-toll yang digunakan saat tap in wajib sama dengan yang digunakan saat tap out.
Dengan demikian, pengguna jalan tidak dapat menggunakan kartu milik pengguna lain apabila saldo tidak mencukupi.
“Untuk kemudahan transaksi, pengguna jalan dapat melakukan pengisian saldo e-toll melalui berbagai kanal, antara lain Aplikasi Travoy, layanan mobile banking sesuai bank penerbit, gerai ritel/minimarket, maupun fasilitas top up di rest area,” tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









