Pertamina–Halliburton Teken MoU Pemulihan Lapangan Migas
Lukman Nur Hakim Akurat.co | 21 Februari 2026, 22:01 WIB

AKURAT.CO PT Pertamina (Persero) menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama pemulihan lapangan minyak (oilfield recovery) dengan Halliburton.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri dan President Director PT Halliburton Indonesia Ankush Balla, serta disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Kesepakatan ini merupakan bagian dari 11 nota kesepahaman investasi yang dilakukan Pemerintah Indonesia bersama pelaku usaha dalam ajang Indonesia–US Business Summit yang digelar di U.S. Chamber of Commerce, Washington D.C, Amerika Serikat, pada Rabu (18/2) waktu setempat.
Kerja sama ini menjadi langkah konkret penguatan kolaborasi strategis Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya di sektor energi.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menegaskan bahwa kerja sama dengan Halliburton merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui optimalisasi produksi migas dalam negeri.
Kesepakatan ini merupakan bagian dari 11 nota kesepahaman investasi yang dilakukan Pemerintah Indonesia bersama pelaku usaha dalam ajang Indonesia–US Business Summit yang digelar di U.S. Chamber of Commerce, Washington D.C, Amerika Serikat, pada Rabu (18/2) waktu setempat.
Kerja sama ini menjadi langkah konkret penguatan kolaborasi strategis Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya di sektor energi.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menegaskan bahwa kerja sama dengan Halliburton merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui optimalisasi produksi migas dalam negeri.
Baca Juga: Pertamina Tegaskan Impor Energi dari AS Lewat Tender Terbuka
“Oilfield recovery diharapkan dapat membantu Pertamina dalam memaksimalkan produksi minyak nasional khususnya lapangan-lapangan migas dalam negeri yang telah mengalami penurunan produksi secara alami atau natural decline,” kata Simon dalam keterangannya, Sabtu (21/2/2026).
Simon menambahkan, kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada transfer teknologi, peningkatan kapabilitas sumber daya manusia, serta penerapan praktik operasi berstandar global.
Menurutnya, sinergi dengan mitra bereputasi internasional akan mempercepat implementasi teknologi enhanced oil recovery (EOR) dan solusi pengeboran yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Kerja sama ini menjadi bagian dari transformasi berkelanjutan Pertamina untuk menjaga keberlanjutan produksi hulu, meningkatkan lifting nasional, serta memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat dan industri.
“Dengan dukungan teknologi dan pengalaman global, kami optimistis lapangan-lapangan mature dapat kembali memberikan kontribusi signifikan terhadap produksi nasional,” tutur Simon.
Melalui kesepakatan ini, Pertamina menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda Pemerintah untuk memperkuat ketahanan dan kedaulatan energi nasional, sekaligus memperluas kemitraan strategis internasional yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia.
“Oilfield recovery diharapkan dapat membantu Pertamina dalam memaksimalkan produksi minyak nasional khususnya lapangan-lapangan migas dalam negeri yang telah mengalami penurunan produksi secara alami atau natural decline,” kata Simon dalam keterangannya, Sabtu (21/2/2026).
Simon menambahkan, kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada transfer teknologi, peningkatan kapabilitas sumber daya manusia, serta penerapan praktik operasi berstandar global.
Menurutnya, sinergi dengan mitra bereputasi internasional akan mempercepat implementasi teknologi enhanced oil recovery (EOR) dan solusi pengeboran yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Kerja sama ini menjadi bagian dari transformasi berkelanjutan Pertamina untuk menjaga keberlanjutan produksi hulu, meningkatkan lifting nasional, serta memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat dan industri.
“Dengan dukungan teknologi dan pengalaman global, kami optimistis lapangan-lapangan mature dapat kembali memberikan kontribusi signifikan terhadap produksi nasional,” tutur Simon.
Melalui kesepakatan ini, Pertamina menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda Pemerintah untuk memperkuat ketahanan dan kedaulatan energi nasional, sekaligus memperluas kemitraan strategis internasional yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








