ASDP Catat Kinerja Positif Penyeberangan Bitung Sepanjang 2025

AKURAT.CO PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat adanya kinerja positif pada penyeberangan di Pelabuhan Bitung pada tahun 2025.
Adapun. ASDP Cabang Bitung mengoperasikan sejumlah lintasan penyeberangan yang menjadi tulang punggung konektivitas wilayah.
Dua lintasan utama, yakni Bitung–Ternate dan Bitung–Tobelo, berfungsi sebagai jalur vital mobilitas penumpang sekaligus distribusi logistik antar pulau.
Baca Juga: ASDP Sesuaikan Jadwal Penyeberangan, Cuaca Jadi Faktor Penentu
Secara keseluruhan, Pelabuhan Bitung melayani tiga lintasan komersial dan delapan lintasan perintis, dengan dukungan enam unit kapal yang beroperasi secara berkelanjutan.
Kombinasi lintasan dan armada ini memperkuat posisi Bitung sebagai simpul strategis penyeberangan di kawasan Timur Indonesia.
Berdasarkan data ASDP Cabang Bitung periode Januari–Desember 2025, lintasan Bitung–Ternate mencatat kinerja positif dengan melayani sekitar 19.969 penumpang dan 15.707 unit kendaraan.
Sementara lintasan Bitung–Tobelo juga menunjukkan kontribusi signifikan dengan melayani sekitar 1.578 penumpang dan 2.600 unit kendaraan.
Capaian tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap kedua lintasan sebagai jalur utama konektivitas dan distribusi logistik antarpulau.
Baca Juga: ASDP Operasikan Lintasan Perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean, Perkuat Konektivitas Sulawesi Tengah
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa posisi geografis Pelabuhan Bitung yang berada di jalur vital kawasan Timur menjadikannya berperan krusial dalam menjaga kelancaran arus penumpang dan distribusi barang antarpulau.
“Pelabuhan Bitung bukan hanya penghubung wilayah, tetapi juga gerbang utama menuju kawasan Timur Indonesia. Peran ini penting untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar, sekaligus menjamin ketersediaan pasokan logistik bagi masyarakat,” kata Heru dalam keterangannya, Senin (26/1/2026) malam.
Sementara itu, General Manager ASDP Cabang Bitung, Sigit Purwanto, menjelaskan bahwa tingginya aktivitas penyeberangan tidak terlepas dari peran Bitung sebagai pusat distribusi komoditas unggulan kawasan Timur.
“Kedua lintasan ini mempermudah masyarakat memperoleh pasokan pangan, mulai dari hasil perikanan unggulan Bitung seperti cakalang dan tuna, hingga komoditas dari wilayah lain. Kelancaran distribusi ini turut memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga di pasar,” ujarnya.
Ia menambahkan, komoditas unggulan dari Ternate dan Tobelo, seperti kelapa, juga dapat didistribusikan secara lebih efisien ke wilayah lain, termasuk Maluku dan Ambon, sehingga mendorong peningkatan ekonomi daerah.
Tak hanya logistik, lintasan penyeberangan ini turut membuka akses pariwisata, menghubungkan destinasi seperti Wisata Alam Batu Angus di Bitung, Pantai Sulamadaha di Ternate, hingga Pantai Luari di Tobelo.
“Konektivitas ini mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” tutur Sigit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









