ESDM Ungkap Alasan Peresmian RDMP Balikpapan Kembali Mundur

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkap alasan kembali mundurnya peresmian proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.
Adapun, RDMP Balikpapan ditargetkan akan diresmikan pada bulan Desember 2025 atau pada pertengahan bulan ini. Namun, diketahui adanya kemunduran rencana dari targer peresmian tersebut.
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung menyampaikan bahwa persiapan peresmian serta pengecekan lapangan sebenarnya telah dilakukan sejak sekitar satu setengah bulan lalu.
Baca Juga: Puncak Musim Hujan, Kementerian ESDM Wanti-wanti Banjir dan Tanah Longsor di Sejumlah Daerah
Namun, Yuliot menuturkan, dalam evaluasi terakhir ditemukan beberapa sistem yang belum berjalan secara sinkron.
“Untuk persiapan peresmian dan pengecekan lapangan sudah dilakukan sejak 1,5 bulan yang lalu. Namun saat pengecekan terakhir masih ada sistem yang belum sinkron dan perlu penambahan dan penguatan sistem,” kata Yuliot kepada Akurat, Selasa (16/12/2025).
Yuliot menambahkan, selain penyempurnaan sistem yang ada, terdapat pula penambahan peralatan baru hingga pertengahan Desember yang memerlukan waktu untuk pemasangan serta pengujian ulang.
“Tambahan alat baru sampai pertengahan Desember ini, perlu pemasangan dan pengujian kembali,” tambah Yuliot.
Diberitakan sebelumnya, Dirjen Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman memastikan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan telah memasuki tahap akhir dan siap memasuki fase operasional.
Laode mengatakan, Wakil Menteri ESDM telah meninjau langsung perkembangan proyek tersebut pada pekan lalu. Dari hasil kunjungan tersebut, kata Laode, RDMP Balikpapan dinyatakan siap berproduksi sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.
Baca Juga: Kementerian ESDM Dalami Dugaan Tambang Ilegal Terkait Bencana Sumatera
"Pak Wamen, minggu lalu ya dari sana juga, pada dasarnya sudah siap sih," kata Laode di Jakarta dikutip, Kamis (11/12/2025).
Terkait jadwal operasional maupun peresmian, Laode menyebut tanggalnya sudah mulai mengerucut meski masih bersifat tentatif.
Dirinya pun membenarkan adanya rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto untuk meresmikan fasilitas tersebut.
"Mungkin sudah dengar juga ya tanggalnya, walaupun masih tentatif. Rencananya begitu (Presiden datang)," tutur Laode.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 5Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 6Djarot Pilih Hak Menyatakan Pendapat soal Ijazah Gibran, Kenapa Bukan Hak Angket?
- 7Jalur Alternatif Demo Jakarta Hari Ini 20 Oktober 2026, Cek Rute Pengalihan Arus!
- 8Demo Hari Ini 20 Oktober 2026: Apa Saja 5 Tuntutan yang Dibawa Mahasiswa?
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa









