Rampung, Kementerian ESDM Segera Resmikan Proyek RDMP Balikpapan

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan telah memasuki tahap akhir dan siap memasuki fase operasional.
Dirjen Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman mengatakan, Wakil Menteri ESDM telah meninjau langsung perkembangan proyek tersebut pada pekan lalu.
Dari hasil kunjungan tersebut, kata Laode, RDMP Balikpapan dinyatakan siap berproduksi sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.
"Pak Wamen, minggu lalu ya dari sana juga, pada dasarnya sudah siap sih," kata Laode di Jakarta dikutip, Kamis (11/12/2025).
Terkait jadwal operasional maupun peresmian, Laode menyebut tanggalnya sudah mulai mengerucut meski masih bersifat tentatif. Dirinya pun membenarkan adanya rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto untuk meresmikan fasilitas tersebut.
Baca Juga: RDMP Balikpapan Siap Operasi Desember 2025, Pasok 25 Persen Kebutuhan BBM
"Mungkin sudah dengar juga ya tanggalnya, walaupun masih tentatif. Rencananya begitu (Presiden datang)," tutur Laode
Diberitakan sebelumnya, PT Pertamina (Persero) mengungkapkan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan masih berjalan sesuai rencana dan tengah memasuki tahap akhir persiapan operasional.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri mengata bahwa kegiatan yang berlangsung hari ini merupakan pengoperasian Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Complex hasil Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.
“Belum, hari ini belum jadi. Kita masih menunggu kesesuaian jadwal. Di lapangan prosesnya sudah terus berjalan. Jadi tinggal masalah waktu saja, menunggu sinkronisasi dengan kementerian,” ujar Simon di Jakarta, Senin (10/11/2025).
Simon menyebutkan bahwa Pertamina juga berharap Presiden dapat hadir dalam peresmian proyek strategis nasional tersebut, mengingat progres fisik kilang terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Selain pengerjaan fasilitas utama RDMP, Pertamina juga menargetkan penyelesaian unit naphtha block untuk produksi bensin pada 2026. Sementara itu, fasilitas Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC) yang memproduksi solar, avtur, dan LPG telah memasuki tahap integrasi.
“Karena bukan hanya RDMP, tapi ada juga terminal Tanjung Batu, yang Lawe-Lawe, ada pipa dari Senipah. Jadi prosesnya memang integrated gitu,” ujarnya.
Terkait jadwal operasional komersial, Simon mengatakan kilang sudah mulai memasuki fase uji coba, namun peresmian resmi masih ditunggu agar keseluruhan proses dapat berjalan sesuai prosedur.
“sekarang sambil persiapan-persiapan, tapi sudah ada juga uji coba yang kita lakukan. Tinggal harusnya sambil menunggu ini lah, menunggu peresmiannya,” tutur Simon.
Adapun, Kilang Pertamina Internasional awal sebagai bagian dari rangkaian tahapan start up unit utama pengolahan atau Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Complex hasil Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.
Unit RFCC merupakan unit utama kilang, sebagai jantung modernisasi kilang yang akan memproduksi bahan bakar berstandar setara Euro V dan meningkatkan efisiensi serta nilai ekonomi Kilang Balikpapan.
Proyek RDMP Balikpapan sendiri merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dijalankan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), melalui anak usahanya PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








