Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Energi Aman untuk Percepatan Penanganan Bencana di Sumatera
Dedi Hidayat | 30 November 2025, 14:14 WIB

AKURAT.CO Pertamina Patra Niaga mempertegas komitmen percepatan penanganan bencana di Sumatera dengan mengirimkan bantuan energi untuk mendukung operasional darurat, khususnya di wilayah Sibolga dan Tapanuli Raya yang terdampak banjir dan longsor akibat cuaca ekstrem.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menyampaikan bahwa dukungan energi menjadi bagian krusial dalam mempercepat proses penyelamatan, distribusi bantuan, dan pemulihan akses publik.
Sebagai langkah prioritas percepatan pemulihan kondisi, Pertamina Patra Niaga menyalurkan 6.000 liter Avtur bagi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Avtur tersebut digunakan untuk mendukung operasional pesawat dalam misi kemanusiaan, termasuk pengiriman logistik, pemantauan udara wilayah terdampak, serta percepatan distribusi bantuan kepada masyarakat.
“Pengiriman Avtur ini merupakan dukungan langsung agar misi udara dapat terus berjalan dan menjangkau wilayah yang akses daratnya terputus,” kata Roberth dalam keterangannya, Minggu (30/11/2025).
Sebagai langkah prioritas percepatan pemulihan kondisi, Pertamina Patra Niaga menyalurkan 6.000 liter Avtur bagi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Avtur tersebut digunakan untuk mendukung operasional pesawat dalam misi kemanusiaan, termasuk pengiriman logistik, pemantauan udara wilayah terdampak, serta percepatan distribusi bantuan kepada masyarakat.
“Pengiriman Avtur ini merupakan dukungan langsung agar misi udara dapat terus berjalan dan menjangkau wilayah yang akses daratnya terputus,” kata Roberth dalam keterangannya, Minggu (30/11/2025).
Baca Juga: Tiga Bandara InJourney Buka Posko Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera
Seluruh Avtur diberangkatkan dari Bandara Polonia Medan menggunakan pesawat Hercules TNI AU menuju Sibolga dan sekitarnya. Pengiriman udara menjadi langkah yang paling efektif mengingat banyak akses darat masih tertutup material longsor.
Pertamina Patra Niaga juga memberikan dukungan energi tambahan untuk mendukung operasional BNPB, BPBD, dan Pemerintah Daerah dalam proses evakuasi dan pembukaan akses jalan.
Diantaranya melalui dukungan 5.100 liter Dexlite untuk operasional alat berat dan mobilisasi logistik penanganan darurat di wilayah terdampak untuk BNPB, 5.000 liter Dexlite untuk Pemerintah Daerah Tapanuli Utara guna operasional penanganan bantuan bencana dan 1.000 liter Pertamax untuk mendukung kendaraan operasional Lanud Soewondo Medan guna operasional penanganan bencana
“Energi adalah kebutuhan vital dalam situasi darurat. Kami pastikan dukungan ini dapat mempercepat proses penanganan prioritas di lapangan,” tambah Roberth.
Selain dukungan darurat, Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa penyaluran BBM dan LPG untuk masyarakat tetap aman dan berjalan baik di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sekitarnya.
Pemantauan suplai dilakukan harian, dengan penguatan pola Regular Alternative Emergency (RAE) dari IT Lhokseumawe, FT Siantar, dan IT Dumai ke daerah terdampak guna memastikan SPBU dan lembaga penyalur memiliki stok yang cukup.
Roberth menjelaskan, tantangan sempat terjadi pada jalur laut di kawasan SPM Belawan akibat gelombang tinggi. Namun kini kapal telah berhasil sandar dan kegiatan bongkar muat kembali berjalan sehingga suplai bertahap normal.
Distribusi LPG juga dipertegas dengan penambahan 30 skid tank dari IT Dumai untuk memenuhi kebutuhan di Tapanuli Raya dan Sibolga.
Seluruh Avtur diberangkatkan dari Bandara Polonia Medan menggunakan pesawat Hercules TNI AU menuju Sibolga dan sekitarnya. Pengiriman udara menjadi langkah yang paling efektif mengingat banyak akses darat masih tertutup material longsor.
Pertamina Patra Niaga juga memberikan dukungan energi tambahan untuk mendukung operasional BNPB, BPBD, dan Pemerintah Daerah dalam proses evakuasi dan pembukaan akses jalan.
Diantaranya melalui dukungan 5.100 liter Dexlite untuk operasional alat berat dan mobilisasi logistik penanganan darurat di wilayah terdampak untuk BNPB, 5.000 liter Dexlite untuk Pemerintah Daerah Tapanuli Utara guna operasional penanganan bantuan bencana dan 1.000 liter Pertamax untuk mendukung kendaraan operasional Lanud Soewondo Medan guna operasional penanganan bencana
“Energi adalah kebutuhan vital dalam situasi darurat. Kami pastikan dukungan ini dapat mempercepat proses penanganan prioritas di lapangan,” tambah Roberth.
Selain dukungan darurat, Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa penyaluran BBM dan LPG untuk masyarakat tetap aman dan berjalan baik di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sekitarnya.
Pemantauan suplai dilakukan harian, dengan penguatan pola Regular Alternative Emergency (RAE) dari IT Lhokseumawe, FT Siantar, dan IT Dumai ke daerah terdampak guna memastikan SPBU dan lembaga penyalur memiliki stok yang cukup.
Roberth menjelaskan, tantangan sempat terjadi pada jalur laut di kawasan SPM Belawan akibat gelombang tinggi. Namun kini kapal telah berhasil sandar dan kegiatan bongkar muat kembali berjalan sehingga suplai bertahap normal.
Distribusi LPG juga dipertegas dengan penambahan 30 skid tank dari IT Dumai untuk memenuhi kebutuhan di Tapanuli Raya dan Sibolga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 4Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang









