PLN Batam dan Konsorsium PTPP Teken Kontrak EPC PLTGU Batam 1 Senilai Rp3,35 Triliun
Dedi Hidayat | 19 Oktober 2025, 15:14 WIB

AKURAT.CO PT PLN Batam bersama Konsorsium PT PP (Persero) Tbk – PT Atamora Teknik Makmur – PT Sinergi Pratama Sukses (SPA) resmi menandatangani kontrak Engineering, Procurement, and Construction (EPC).
Penandatanganan kontrak ini dilakukan untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Batam 1 berkapasitas 120 Megawatt (MW). Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, menyebut kolaborasi ini sebagai perwujudan nyata dari transformasi energi yang inklusif.
“PLTGU Batam 1 bukan hanya proyek pembangkit, tetapi pondasi bagi ketahanan energi di kawasan industri paling dinamis di Indonesia. Kami bersyukur dapat menggandeng mitra nasional yang berintegritas dan berkompeten,” kata Kwin dalam
keterangannya dikutip, Minggu (19/10/2025).
“PLTGU Batam 1 bukan hanya proyek pembangkit, tetapi pondasi bagi ketahanan energi di kawasan industri paling dinamis di Indonesia. Kami bersyukur dapat menggandeng mitra nasional yang berintegritas dan berkompeten,” kata Kwin dalam
keterangannya dikutip, Minggu (19/10/2025).
Baca Juga: PTPP Raih Proyek PLTGU Batam Rp3,35 T, Kontrak Baru Tembus Rp14,78 T
Sejak menjabat pada Maret 2025, Kwin Fo membawa arah baru bagi PLN Batam dengan menekankan tata kelola transparan, efisiensi operasional, dan perluasan portofolio energi bersih.
"Kami ingin memperkuat kerja sama strategis dengan mitra industri besar, dan menjadikan Batam sebagai model kota energi berdaya saing tinggi di luar Jawa," ujar Kwin.
Melalui skema Joint Operation (JO), konsorsium nasional ini menggabungkan kekuatan tiga perusahaan berpengalaman yakni PT PP (Persero) Tbk, PT Atamora Teknik Makmur dan PT Sinergi Pratama Sukses.
Di sisi lain, Project Sponsor Konsorsium PP–Atamora–SPS Doliano M. Siregar menyampaikan bahwa kerja sama ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang membangun kepercayaan dan profesionalisme industri nasional.
"Kami berterima kasih atas kepercayaan PLN Batam dan seluruh tim pengadaan yang menjalankan proses tender dengan transparan dan fair. Kolaborasi ini menandai babak baru bagi industri nasional, di mana BUMN dan swasta saling melengkapi, bukan bersaing,” ujarnya.
Adapun, PLTGU Batam 1 ditargetkan menjadi salah satu tulang punggung sistem kelistrikan Batam, memperkuat daya saing kawasan industri, serta mendukung ekspansi sektor-sektor strategis seperti logistik, manufaktur, dan data center.
Dengan nilai investasi mencapai Rp3,35 triliun dan waktu penyelesaian konstruksi sekitar tiga tahun, proyek PLTGU Batam 1 akan menjadi salah satu penopang utama sistem tenaga listrik Batam dalam jangka panjang.
Sejak menjabat pada Maret 2025, Kwin Fo membawa arah baru bagi PLN Batam dengan menekankan tata kelola transparan, efisiensi operasional, dan perluasan portofolio energi bersih.
"Kami ingin memperkuat kerja sama strategis dengan mitra industri besar, dan menjadikan Batam sebagai model kota energi berdaya saing tinggi di luar Jawa," ujar Kwin.
Melalui skema Joint Operation (JO), konsorsium nasional ini menggabungkan kekuatan tiga perusahaan berpengalaman yakni PT PP (Persero) Tbk, PT Atamora Teknik Makmur dan PT Sinergi Pratama Sukses.
Di sisi lain, Project Sponsor Konsorsium PP–Atamora–SPS Doliano M. Siregar menyampaikan bahwa kerja sama ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang membangun kepercayaan dan profesionalisme industri nasional.
"Kami berterima kasih atas kepercayaan PLN Batam dan seluruh tim pengadaan yang menjalankan proses tender dengan transparan dan fair. Kolaborasi ini menandai babak baru bagi industri nasional, di mana BUMN dan swasta saling melengkapi, bukan bersaing,” ujarnya.
Adapun, PLTGU Batam 1 ditargetkan menjadi salah satu tulang punggung sistem kelistrikan Batam, memperkuat daya saing kawasan industri, serta mendukung ekspansi sektor-sektor strategis seperti logistik, manufaktur, dan data center.
Dengan nilai investasi mencapai Rp3,35 triliun dan waktu penyelesaian konstruksi sekitar tiga tahun, proyek PLTGU Batam 1 akan menjadi salah satu penopang utama sistem tenaga listrik Batam dalam jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









