AKURAT.CO Perum Bulog menjalin kerja sama strategis dengan Gerakan Pemuda (GP) Ansor dalam membangun jaringan distribusi pangan nasional yang kuat dan berkelanjutan.
Kolaborasi ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan serta menekan potensi gejolak harga di pasar, sehingga ketahanan pangan nasional dapat terjaga dengan baik.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat fondasi ekosistem pangan nasional yang lebih tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.
“Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas semangat sinergi yang terjalin. Kerja sama ini menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem pangan nasional yang lebih tangguh dan mandiri,” ujarnya di Jakarta, Minggu (5/10/2025).
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Perum Bulog dan GP Ansor dilakukan di Kantor Pusat Bulog, Jakarta. Melalui kesepakatan ini, kedua pihak berkomitmen untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui kerja sama dalam pengadaan, distribusi, serta stabilisasi harga bahan pangan pokok.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Perum Bulog dan GP Ansor dilakukan di Kantor Pusat Bulog, Jakarta. Melalui kesepakatan ini, kedua pihak berkomitmen untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui kerja sama dalam pengadaan, distribusi, serta stabilisasi harga bahan pangan pokok.
Baca Juga: Optimalisasi Aset, Bulog Hadirkan Kawasan Bisnis Beloft di Kelapa Gading
Ahmad Rizal menjelaskan bahwa sinergi ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan penguatan ketahanan pangan sebagai salah satu pilar utama kemandirian dan kedaulatan bangsa.
Ahmad Rizal menjelaskan bahwa sinergi ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan penguatan ketahanan pangan sebagai salah satu pilar utama kemandirian dan kedaulatan bangsa.
“Bulog berkomitmen untuk terus memastikan ketersediaan pangan dan keterjangkauan harga bagi seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rizal menyebutkan bahwa kolaborasi dengan GP Ansor menjadi langkah strategis karena organisasi tersebut memiliki jaringan luas hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Lebih lanjut, Rizal menyebutkan bahwa kolaborasi dengan GP Ansor menjadi langkah strategis karena organisasi tersebut memiliki jaringan luas hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Jaringan ini akan menjadi kekuatan baru dalam memperluas jangkauan distribusi pangan ke seluruh pelosok Indonesia, termasuk daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh sistem logistik konvensional.
Ruang lingkup kerja sama mencakup berbagai program penting, seperti sinergi pengadaan pangan, kolaborasi stabilisasi harga, pelaksanaan Gerakan Pasar Murah (GPM), pengembangan jaringan kemitraan, serta program literasi dan inklusi pangan.
Ruang lingkup kerja sama mencakup berbagai program penting, seperti sinergi pengadaan pangan, kolaborasi stabilisasi harga, pelaksanaan Gerakan Pasar Murah (GPM), pengembangan jaringan kemitraan, serta program literasi dan inklusi pangan.
“Ke depan, berbagai bentuk kerja sama tambahan akan terus dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Rizal.
Dukungan penuh juga datang dari Ketua Umum GP Ansor, Assin Jauharuddin. Ia menilai kerja sama dengan Bulog bukan hanya memberikan manfaat ekonomi bagi kader Ansor dan unit usahanya, tetapi juga memiliki nilai sosial yang besar dalam memastikan masyarakat memperoleh pangan dengan harga terjangkau.
Dukungan penuh juga datang dari Ketua Umum GP Ansor, Assin Jauharuddin. Ia menilai kerja sama dengan Bulog bukan hanya memberikan manfaat ekonomi bagi kader Ansor dan unit usahanya, tetapi juga memiliki nilai sosial yang besar dalam memastikan masyarakat memperoleh pangan dengan harga terjangkau.
“Kerja sama ini menunjukkan komitmen kami untuk ikut menjaga ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Assin menambahkan, GP Ansor memiliki basis jaringan yang sangat luas dengan lebih dari 8 juta kader yang tersebar di 34 provinsi, 483 pengurus cabang di kabupaten/kota, 4.886 pimpinan anak cabang di tingkat kecamatan, serta lebih dari 22 ribu pimpinan ranting di desa dan kelurahan.
Assin menambahkan, GP Ansor memiliki basis jaringan yang sangat luas dengan lebih dari 8 juta kader yang tersebar di 34 provinsi, 483 pengurus cabang di kabupaten/kota, 4.886 pimpinan anak cabang di tingkat kecamatan, serta lebih dari 22 ribu pimpinan ranting di desa dan kelurahan.
Menurutnya, jaringan tersebut dapat menjadi kekuatan tambahan bagi Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di berbagai daerah.
Sebagai langkah awal implementasi kerja sama, GP Ansor telah mendaftarkan sebanyak 116 unit usaha dan anggota sebagai Rumah Pangan Kita (RPK) hingga 2 Oktober 2025.
Sebagai langkah awal implementasi kerja sama, GP Ansor telah mendaftarkan sebanyak 116 unit usaha dan anggota sebagai Rumah Pangan Kita (RPK) hingga 2 Oktober 2025.
Program ini akan terus diperluas seiring dengan meningkatnya minat kader Ansor untuk berperan aktif sebagai mitra distribusi pangan Bulog. RPK sendiri berfungsi sebagai perpanjangan tangan Bulog dalam menyalurkan bahan pangan pokok langsung ke masyarakat dengan harga terjangkau.
Untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas, seluruh transaksi antara anggota GP Ansor sebagai mitra RPK dengan Bulog akan melibatkan lembaga perbankan.
Untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas, seluruh transaksi antara anggota GP Ansor sebagai mitra RPK dengan Bulog akan melibatkan lembaga perbankan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap kegiatan distribusi pangan berlangsung secara tertib, terpantau, dan sesuai dengan mekanisme penugasan pemerintah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









