Bahlil: Swasta KajI Rencana Bangun Kilang Minyak Pasca Kesepakatan BBM

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan perusahaan swasta pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sedang mengkaji untuk membangun fasilitas kilang minyak di Indonesia.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa pembangunan kilang oleh swasta akan menjadi langkah lanjutan setelah adanya kesepakatan pembelian bahan bakar minyak (BBM) dari Pertamina.
“Itu step kedua. Dan saya yakin teman-teman pengusaha sudah mulai memikirkan untuk membangun kilang, selain daripada Pertamina,” kata Bahlil di Kementerian ESDM dikutip, Sabtu (20/9/2025).
Baca Juga: BBM yang Dibeli Shell Cs Harus Base Fuel, ESDM: Berpotensi Impor Baru
Adapun, sejak bulan lalu atau Agustus 2025 pasokan BBM di SPBU swasta seperti Shell dan BP mengalami kekurangan.
Untuk menanggulangi kekurangan pasokan di SPBU swasta, Bahlil menyebut perusahaan pengelola SPBU swasta sepakat untuk membeli BBM lewat Pertamina.
Dalam kesepakatan tersebut, terdapat empat poin inti antara perusahaan plat merah pengelola migas dengan perusahaan swasta.
“Yang pertama adalah mereka setuju dan memang harus setuju untuk beli di kolaborasi dengan Pertamina,” ujar Bahlil.
Meski setuju membeli dari Pertamina, Bahlil menyampaikan salah satu syarat dari SBPU swasta BBM yang dibeli merupakan Base Fuel atau bahan bakar dengan kadar oktan murni tanpa campuran aditif.
Baca Juga: ESDM Pastikan Pasokan BBM Shell dan BP-AKR Aman dalam 7 Hari
Poin kedua adalah terkait kualitas BBM yang akan dijual oleh PT Pertamina ke SPBU swasta. Dimana, akan adanya joint survey atau pengukuran bersama yang dilakukan Pertamina dan Shell Cs.
“Juga disepakati untuk melakukan dengan joint surveyor. Jadi barang (BBM) belum berangkat (dari importir), ada surveyor yang sama-sama disetujui di sana untuk dilakukan,” ucapnya.
Selanjutnya, terkait dengan harga, Bahlil menuturkan bahwa BBM yang dijual dari Pertamina ke SPBU swasta harus bersifat adil. Sehingga, tidak ada yang dirugikan dari adanya kesepakatan ini.
“Dan telah setuju juga terjadi openbook. Dan ini teman-teman dari swasta juga sudah setuju,” tutur Bahlil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 8Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo









