AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral buka suara perihal isu pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi kepada karyawan SPBU Shell imbas kelangkaan pasokan bahan bakar minyak (BBM).
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyebut bahwa persoalan PHK merupakan kewenangan perusahaan. Namun, dirinya meminta agar Shell tidak mengambil langkah tambahan yang dapat memicu kegaduhan.
“Itu (soal PHK) silahkan tanya kepada Shell dan tadi saya sudah minta untuk mereka, untuk tidak boleh ada gerakan tambahan,” kata Bahlil di Kementerian ESDM dikutip, Sabtu (20/9/2025).
Baca Juga: Kementerian ESDM Masih Siapkan Desain Proyek Pembangunan PLTS 100 GW
Menurut Bahlil, pemerintah mendorong agar seluruh pihak menjaga ketenangan dan tidak membuat situasi semakin rumit.
Apalagi, dirinya menilai setiap kebijakan, termasuk PHK, harus dijalankan sesuai aturan yang berlaku di Indonesia.
“Ada aturan yang kita harus taati, tapi juga kita harus mengerti betul apa yang harus kita lakukan untuk kebaikan kita semua,” tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, Manajemen Shell Indonesia buka suara soal isu karyawan SPBU dirumahkan yang beredar di media sosial belakangan, menyusul ketidaktersediaan beberapa produk BBM jenis bensin.
President Director & Managing Director Mobility, Shell Indonesia, Ingrid Siburian menegaskan bahwa pihaknya melakukan penyesuaian kegiatan operasional di jaringan SPBU Shell selama produk BBM jenis bensin tidak tersedia secara lengkap, termasuk penyesuaian jam operasional dan tim yang bertugas melayani para pelanggan.
Baca Juga: Naik 3 Kali Lipat, Komisi XII Restui Anggaran Kementerian ESDM 2026 Sebesar Rp21,6 Triliun
Terkait isu penutupan SPBU Shell, lanjut Ingrid, pihaknya hanya melakukan penyesuaian kegiatan operasional di jaringan SPBU Shell.
"SPBU Shell tetap melayani para pelanggan dengan produk BBM yang masih tersedia dan layanan lainnya; termasuk Shell Select, Shell Recharge, bengkel, dan pelumas Shell," ujar Ingrid kepada Akurat.co, Selasa (16/9/2025).
Sebagai informasi, pengumuman terkait ketersediaan produk BBM di jaringan SPBU Shell dapat diakses melalui tautan berikut ini www.shell.co.id/Ketersediaan-BBM.
Mengenai produk BBM jenis bensin yang saat ini sudag tersedia kembali di jaringan SPBU Shell, Ingrid menegaskan Produk bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ tidak tersedia di beberapa jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU Shell hingga pemberitahuan lebih lanjut.
"Shell Indonesia senantiasa berupaya untuk memastikan kelancaran pendistribusian dan penyediaan produk BBM di jaringan SPBU Shell. Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait untuk memastikan produk BBM jenis bensin dapat tersedia kembali," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T










