Pertamina Patra Niaga dan Princeton Digital Group Jalin Kemitraan Strategis Pemanfaatan HVO

AKURAT.CO PT Pertamina Patra Niaga menjalin kemitraan strategis dengan Princeton Digital Group (PDG), penyedia data center terkemuka di Asia Pasifik, untuk pemanfaatan Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) atau Pertamina Renewable Diesel untuk bahan bakar diesel dalam operasional data center di Indonesia.
Direktur Pemasaran Pusat & Niaga PT Pertamina Patra Niaga, Alimuddin Baso, menyampaikan bahwa kemitraan ini mencerminkan peran Pertamina Patra Niaga sebagai energy solution provider dan mitra utama dalam transisi energi sektor industri.
“Melalui layanan Pertamina One Solution, kami tidak hanya menyediakan bahan bakar yang lebih bersih, tetapi juga menghadirkan dukungan logistik dan infrastruktur yang efisien. Hal ini memastikan operasional mitra bisnis, termasuk PDG, dapat berjalan secara optimal sekaligus berkelanjutan,” kata Alimuddin dalam keterangannya, Rabu (10/9/2025).
Sementara itu, Chief Operating Officer dan Co-founder PDG Varoon Raghavan mengatakan kemitraan dengan Pertamina Patra Niaga mencerminkan komitmen PDG terhadap pertumbuhan yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan di kawasan Asia Pasifik.
Baca Juga: SPBU Tetap Beroperasi, Pertamina Patra Niaga Utamakan Safety & Security
Varoon menambahkan seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, PDG hadir mendukung transformasi ini melalui pusat data yang dibangun untuk skala besar dan keberlanjutan.
“Implementasi HVO di Indonesia menjadi langkah penting dalam strategi kami untuk menurunkan emisi Scope 1 dan mempercepat transisi energi, sekaligus menetapkan standar baru bagi infrastruktur digital yang ramah lingkungan di kawasan ini,” ujarnya.
Princeton Digital Group merupakan perusahaan data center yang berkedudukan di Indonesia memiliki kantor pusat di Singapura dengan wilayah operasi Indonesia, China, Malaysia, Jepang dan India.
Kerja sama ini merupakan bagian dari langkah strategis kedua perusahaan dalam mendukung upaya dekarbonisasi, sejalan dengan target Indonesia mencapai net zero emission pada tahun 2060.
Implementasi HVO di sektor data center menandai komitmen bersama untuk mengurangi emisi karbon melalui pemanfaatan energi bersih yang lebih ramah lingkungan yang dituangkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara PT Pertamina Patra Niaga PT Princeton Digital Group Data Centres.
HVO merupakan bahan bakar nabati terbarukan yang dapat dapat diolah dari 100% minyak nabati / lemak hewani / minyak jelantah (used cooking oil).
Saat ini, HVO Pertamina Patra Niaga diproduksi di Green Refinery di Kilang RU IV Cilacap dan menggunakan bahan baku 100% sumber daya terbarukan yang memiliki potensi mereduksi life cycle greenhouse gas emissions hingga 70%.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









