Bappenas Tegaskan Komitmen Bangun Masyarakat Inklusif Difabel

AKURAT.CO Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menegaskan komitmennya dalam membangun masyarakat yang inklusif, khususnya bagi penyandang disabilitas.
Melalui kerja sama dengan Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) serta program INKLUSI, Bappenas memfasilitasi ruang konsolidasi antara penyandang disabilitas dan pemerintah untuk berbagi pengalaman, merumuskan strategi, serta memperkuat sinergi.
Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas, Febrian Alphyanto Ruddyard, menyampaikan bahwa pembangunan nasional tidak hanya diukur dari aspek pertumbuhan ekonomi. Lebih dari itu, keadilan sosial dan kesetaraan akses juga menjadi bagian penting agar semua warga negara, termasuk penyandang disabilitas, memperoleh hak yang sama.
Baca Juga: Bappenas Raih Dua Penghargaan di Ajang BAZNAS Awards 2025
Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum Temu Inklusi #6 yang digelar di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada 2–4 September 2025. Acara ini mengangkat tema Komitmen, Sinergi, Aksi dan Inovasi Kebhinekaan untuk Indonesia Emas 2045 dan menghadirkan berbagai organisasi gerakan difabel, lembaga masyarakat sipil, mitra pembangunan, hingga perwakilan pemerintah.
Temu Inklusi merupakan agenda rutin yang diselenggarakan sejak 2014 oleh SIGAB Indonesia. Forum ini menjadi wadah penting untuk mendorong dialog, kolaborasi, dan penyusunan kebijakan yang lebih berpihak pada kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas.
Dalam kegiatan tersebut, Kabupaten Cirebon mendapatkan penghargaan Kategori Khusus Pemerintah Daerah (PPD) Inklusif Disabilitas 2025. Sementara itu, lima provinsi yang meraih penghargaan terbaik adalah Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Timur.
Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kependudukan, dan Ketenagakerjaan Bappenas, Maliki, menegaskan penghargaan tersebut tidak bersifat seremonial semata.
"Apresiasi tersebut harus menjadi pemicu agar pemerintah daerah lebih konsisten melibatkan penyandang disabilitas sejak tahap perencanaan hingga evaluasi pembangunan," ujarnya di Jakarta, Senin (8/9/2025).
Salah satu capaian nyata dari forum ini adalah lahirnya konsep Desa Inklusif beserta indikator pengukurannya. Hingga kini, inisiatif tersebut telah diterapkan di lebih dari 157 desa yang tersebar di 10 kabupaten di lima provinsi.
Baca Juga: Serapan Anggaran Bappenas Capai 71,58 Persen di Agustus 2025
Penerapan Desa Inklusif diharapkan dapat menjadi model percontohan pembangunan yang adil dan setara.
Melalui sinergi multipihak, praktik baik pembangunan inklusif diyakini bisa semakin diperluas. Harapannya, visi besar Indonesia Emas 2045 tidak hanya dinikmati sebagian masyarakat, tetapi benar-benar dirasakan oleh seluruh warga negara tanpa terkecuali.
Komitmen terhadap pembangunan inklusif juga tercermin dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Pada dokumen tersebut, Prioritas Nasional 4 diarahkan untuk mewujudkan masyarakat inklusif bagi lansia dan penyandang disabilitas.
Selain itu, Prioritas Nasional 6 menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan yang merata bagi semua lapisan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa
- 10MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri








