PTPN IV Pastikan Tidak Ada Kekerasan di Kasus Kebun Cot Girek

AKURAT.CO PTPN IV Regional 6 menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan dialog terbuka dan menjaga stabilitas di wilayah operasionalnya, khususnya di Kebun Cot Girek, Aceh Utara.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap dinamika yang sempat berkembang terkait dugaan tindakan yang menimpa seorang anak yang dituduh mencuri buah sawit milik perusahaan.
Merespon hal tersebut, Assistant Pengolahan dan Umum (APU) PTPN IV Regional 6, Syahrial menegaskan bahwa perusahaan memastikan informasi yang beredar di masyarakat dan media sosial tidak sesuai dengan kenyataan yang ada.
Lebih lanjut Syahria menjelaskan bahwa anak tersebut tidak mengalami kekerasan atau perlakuan tidak manusiawi, seperti yang diberitakan. Sebaliknya, ia hanya dibawa ke pos keamanan untuk diberi nasihat dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Setelah itu, anak tersebut dijemput oleh keluarganya dalam keadaan baik-baik saja.
Baca Juga: PTPN IV PalmCo Lindungi Kawasan Hutan Bernilai Konservasi Tinggi
"Anak yang bersangkutan hanya dibawa untuk diberikan pemahaman, bukan untuk diperlakukan secara kasar. Setelah itu, ia langsung dijemput oleh pihak keluarganya," ujar Syahrial melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (4/9/2025).
Syahrial menekankan bahwa langkah tersebut diambil untuk memastikan peristiwa serupa tidak terulang di masa depan. Pihak perusahaan selalu berkomitmen untuk menghadapi setiap permasalahan dengan pendekatan yang persuasif dan humanis, dengan harapan dapat menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar.
Sebagai bagian dari upaya untuk memperbaiki situasi dan menjaga kelancaran operasional, PTPN IV Regional 6 memutuskan untuk memutasikan Asisten Kepala (Askep) yang sebelumnya bertugas di Kebun Cot Girek ke Kantor Regional.
Keputusan ini diambil untuk memastikan pengelolaan kebun tetap berjalan optimal, sambil memperbaiki komunikasi antara perusahaan dan masyarakat yang lebih baik dan harmonis.
"Keputusan ini kami ambil sebagai wujud komitmen perusahaan untuk menjaga stabilitas, serta memastikan operasional perusahaan berjalan dengan lancar. Kami ingin masyarakat melihat bahwa PTPN IV selalu terbuka terhadap aspirasi mereka dan siap melakukan penyesuaian yang diperlukan demi kebaikan bersama," lanjut Syahrial.
Baca Juga: Bos PTPN IV PalmCo Sebut Stagnasi Produksi dan Geopolitk Jadi Tantangan Utama Industri Kelapa Sawit
Sebagai tindak lanjut, PTPN IV Regional 6 juga membuka ruang dialog yang lebih luas dengan tokoh masyarakat, aparat desa, dan pihak berwenang untuk memperkuat sinergi demi tercapainya kedamaian dan kemajuan bersama.
Dialog yang lebih intensif ini bertujuan untuk menciptakan hubungan yang lebih baik antara perusahaan dan masyarakat, serta menjaga kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.
"Kami percaya bahwa komunikasi yang baik dan kebersamaan akan memberikan manfaat yang lebih besar, baik bagi perusahaan maupun masyarakat Cot Girek. Tujuan kami adalah menjaga harmoni, agar masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang, sementara kebun tetap produktif dan memberikan kontribusi ekonomi bagi daerah," tambah Syahrial.
Dengan langkah-langkah tersebut, PTPN IV berharap dapat menciptakan kembali suasana yang kondusif, di mana perusahaan dan masyarakat dapat bekerja sama dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan hubungan yang harmonis.
"Perusahaan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi tercapainya tujuan bersama yang lebih baik," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









