KRYA Kuasai ECGO, Targetkan 1 Juta Motor Listrik dalam 5 Tahun

AKURAT.CO PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) telah menyelesaikan penambahan modal pada PT Green City Traffic (merek ECGO) dan resmi memperoleh 51% kepemilikan saham pengendali.
Pendiri sekaligus CEO ECGO yang juga akan menjabat sebagai President Director KRYA, William Teng, memaparkan strategi bisnis dan rencana pengembangan perusahaan ke depan.
Menurut William Teng, ECGO telah membangun fondasi di pasar motor listrik Indonesia selama tujuh tahun terakhir, dengan ekosistem terintegrasi yang mencakup desain dan produksi kendaraan, riset dan penyewaan baterai, jaringan stasiun penukaran baterai, hingga platform manajemen digital.
Baca Juga: Kupprum URB-X Siap Produksi Massal: Motor Listrik Modular Rasa Premium Karya Anak Bangsa
“Dalam lima tahun ke depan, ECGO menargetkan penjualan kumulatif minimal 1 juta unit motor listrik,” kata William dalam keteranganya, Minggu (10/8/2025).
Dalam sesi demo, ECGO menampilkan platform manajemen kendaraan dan pengendalian risiko daring. Platform ini memungkinkan dealer di seluruh Indonesia melakukan penilaian kredit dan risiko pengemudi secara online maupun offline, lalu menyewakan kendaraan kepada pengemudi yang lolos seleksi.
Dengan biaya sewa harian mulai dari Rp39.000 untuk motor ECGO dengan dua baterai, pengemudi ojol dapat mengisi daya di rumah atau menukar baterai di stasiun penukaran ECGO, sehingga menekan biaya operasional.
Pengemudi yang menggunakan motor ECGO rata-rata memperoleh pendapatan tambahan sekitar Rp1,2 juta per bulan dibandingkan pengguna motor bensin.
William Teng menegaskan bahwa, selain margin kotor hingga 40% dari penjualan motor dan baterai, bisnis penyewaan baterai akan menjadi sumber pendapatan jangka panjang yang stabil.
“Dengan teknologi protokol tertutup, motor ECGO hanya dapat digunakan dengan baterai ECGO, menjamin permintaan penyewaan berkelanjutan,” ujar William.
Lebih lanjut, William mengatakan bahwa perusahaan juga mendapatkan pendapatan signifikan dari layanan perangkat lunak, di mana dealer menggunakan platform ECGO untuk memantau kendaraan, memproses pembayaran, dan mengelola risiko.
Baca Juga: Motor Listrik UMKM Dipesan Kemenhan, Maman Dorong Replikasi ke Daerah
Setiap pengemudi menghasilkan pendapatan bersih sekitar Rp1,8 juta per tahun untuk ECGO, jika lima tahun mendatang ada satu juta pengemudi aktif, hanya dari biaya platform perusahaan dapat meraih pendapatan bersih Rp1,8 triliun per tahun.
Saat ini, permintaan motor ECGO melebih pasokan, dengan lebih dari 70.000 pengemudi sudah mendaftar dalam daftar tunggu.
Setelah akuisisi ini, KRYA berencana melakukan Penawaran Umum Terbatas (Right Issue) untuk menghimpun dana Rp200–300 miliar guna mendukung ekspansi ECGO pada 2026, dengan target penjualan gabungan 55.000 unit di pasar ojol dan non-ojol, serta mencapai penjualan kumulatif lebih dari 1 juta unit dalam lima tahun.
ECGO telah memperoleh sertifikasi TKDN sebesar 56%, dan dua modelnya berhak mendapatkan subsidi motor listrik dari pemerintah Indonesia.
William Teng optimistis, apabila kebijakan subsidi 2023–2024 dilanjutkan, dalam lima tahun ke depan motor listrik dapat menyumbang lebih dari 30% penjualan motor di Indonesia, dengan ECGO menguasai lebih dari 15% pangsa pasar.
“Hal ini akan membantu pemerintah menghemat subsidi BBM, mengurangi emisi karbon, meningkatkan kualitas udara Jakarta, dan mendukung target netral karbon Indonesia pada 2060,” tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang







