Pemerintah Targetkan LPG 3 Kg Satu Harga per Provinsi Mulai 2026

AKURAT.CO Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot mengungkapkan bahwa kebijakan satu harga bagi Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (Kg) ditargetkan mulai berlaku pada 2026 mendatang.
Yuliot menuturkan, saat ini skema harga LPG di setiap provinsi di Indonesia berbeda-beda. Diakuinya, meskipun pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) dari gas melon tersebut, namun ternyata harga per tabung di setiap daerah memiliki perbedaan yang sangat signifikan.
"Jadi harganya yang ditetapkan pemerintah itu justru range nya itu sangat tinggi. Itu ada di satu daerah itu harga LPG itu bisa Rp50.000 per tabung. Jadi padahal itu kan kalau harga yang ditetapkan oleh pemerintah, misalnya Rp14.000. Berarti kalau Rp50.000 itu kan rantainya cukup banyak di rantai pasarnya. Jadi itu yang akan diatur, ditetapkan itu satu harga," terangnya ketika ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (3/7/2025).
Baca Juga: Bahlil Murka soal Data Desa Belum Berlistrik, PLN dan Dirjen ESDM Kena Damprat!
Oleh karena itu, Yuliat menekankan bahwa LPG 3 Kg satu harga tidak berarti harga dipukul rata untuk seluruh wilayah di Indonesia.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa harga di setiap provinsi tentunya akan berbeda tergantung biaya logistiknya.
"Itu nanti untuk setiap provinsi, jadi ditetapkan itu satu harganya. Misalnya itu ada yang Rp14.000, ada yang Rp15.000 tergantung transportasi. Jadi nanti akan kita evaluasi untuk setiap provinsi," imbuhnya.
Baca Juga: ESDM: Sumur Minyak Rakyat Untuk Basmi Pengeboran Ilegal
Yuliot menambahkan, untuk menghindari harga yang terlalu jauh dari HET, maka harga di setiap provinsi itu akan ditetapkan oleh pemerintah pusat atau PT Pertamina (Persero).
Sehingga mekanisme ini mirip dengan penetapan harga BBM jenis Pertamax yang dijual oleh Pertamina.
"Ini hampir sama dengan [skema penjualan] Pertamax, setiap daerah itu kan berbeda. Tapi ditetapkan berdasarkan wilayah," tutup Yuliot.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









