AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat realisasi distribusi liqufied petroleum gas (LPG) 3 kilogram atau gas melon hingga Mei 2025 mencapai 3,49 juta ton.
"Kami laporkan realisasi Pendistribusian LPG tabung 3 kg tahun 2025 sampai dengan Mei 2025 adalah sebesar 3,49 juta ton dari kuota sebesar 8,17 juta ton," jelas Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Tri Winarno saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Senin (30/6/2025).
Tri pun memproyeksikan hingga akhir 2026, penyaluran gas melon itu akan mencapai 8,31 juta ton. Dijelaskannya hal tersebut berdasarkan surat Sekretaris Ditjen Migas kepada Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan tanggal 24 Februari 2025 lalu.
Baca Juga: Kementerian ESDM Patok Lifting Migas 2026 Naik ke 610 Ribu Barel
"Nah pelaksanaan pengawasan pendistribusian LPG tapung 3 Kg di tahun 2025 masih merupakan rangkaian transformasi pendistribusian LPG tapung 3 kg tahap 1 yaitu pendataan pengguna," terangnya.
Disebutkannya bahwa selama tahun 2025 hingga 31 Mei 2025 tercatat ada 54,1 juta NIK yang bertransaksi dalam sistem Merchant Up pangkalan Pertamina.
Kemudian, sambung Tri, berdasarkan hasil koordinasi dengan aparat penegak hukum sampai dengan Juni 2025 tercatat sejumlah 30 kasus pidan berupa pemindahan isi tapung LPG 3 kg ke dalam tabung non-subsidi.
Baca Juga: Kememterian ESDM Usulkan Subsidi Listrik 2026 Tembus Rp104,97 Triliun
"Sedangkan hasil untuk verifikasi data secara on desk sejumlah 1.865 agen dan secara uji petik total sejumlah 123 agen," pungkas Tri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









