AKURAT.CO PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), operator real estat dan layanan kesehatan terbesar di Indonesia berdasarkan sebaran geografis, menyatakan komitmennya untuk terus melayani masyakarat di seluruh penjuru tanah Air.
Saat ini, LPKR hadir di 26 provinsi dan 56 kota, menjangkau hampir 265 juta jiwa melalui berbagai unit usaha yang tersebar secara strategis di seluruh Indonesia.
Melalui berbagai kegiatan usahanya, LPKR tidak hanya menciptakan nilai ekonomi langsung dan membuka lapangan kerja bagi perekonomian nasional, tetapi juga memberikan dampak sosial ekonomi tidak langsung yang positif bagi para pemangku kepentingan di seluruh ekosistem perusahaan.
Menurut CEO Grup Lippo Indonesia, John Riady, LPKR meyakini bahwa menjadi tanggung jawab bagi perseroan untuk memberikan dampak sosial ekonomi yang positif kepada pelanggan, mitra bisnis, serta komunitas lokal di wilayah tempat perusahaan beroperasi.
"Salah satu wujud kontribusi tersebut tercermin dalam penciptaan lapangan kerja melalui ekosistem mitra bisnis yang lebih luas, termasuk kontraktor, pemasok, vendor, dan penyewa," ujar John, Senin (2/6/2025).
Baca Juga: Pendapatan Segmen Real Estat LPKR Tumbuh 39 Persen di Kuartal I-2025
Dalam menjalankan operasionalnya, perusahaan secara aktif berupaya mendukung ekonomi lokal dengan menggandeng individu serta mitra bisnis yang berdomisili di wilayah sekitar operasional.
Di segmen real estat, perusahaan bekerja sama dengan vendor dan perusahaan outsourcing untuk secara aktif merekrut tenaga kerja lokal guna mendukung operasional Town Management Division (TMD).
Selain itu, di kawasan Lippo Cikarang dan Tanjung Bunga, Makassar, seluruh penyewa di area komersial perseroan merupakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Lippo Cikarang juga menunjukkan komitmennya terhadap ketahanan pangan dengan aktif berkolaborasi dengan UMKM lokal untuk penyaluran beras. Sementara itu, di Lippo Village, perusahaan menyediakan beras bersubsidi bagi warga sekitar melalui kerja sama dengan UMKM.
Kegiatan seperti Pasar Beras Murah yang diselenggarakan oleh GMTD menjadi contoh nyata dukungan terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat dengan melibatkan UMKM sebagai mitra pendukung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 6Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 7Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa








