Menteri Bahlil Tegaskan Tak Ada Revisi Target Lifting Migas 1 Juta BOPD di 2030
Camelia Rosa | 1 Mei 2025, 21:34 WIB

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan tidak akan ada revisi terkait target produksi minyak dan gas bumi sebesar 1 Juta barel per hari (barel oil per day/BOPD) pada tahun 2030 mendatang.
Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan lapangan ke Pertamina Hulu Mahakam dan Eni Indonesia, di Senipah Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur, Rabu (30/4/2025).
Menurutnya, meski target itu tidak rasional, namun sebagai prajurit, sebagai pembantu Presiden dirinya meyakini target tersebut bisa tercapai dan sudah sesuai dengan Master Plan Produksi migas nasional.
"Kita diperintahkan bapak Presiden target kita harus 900 ribu hingga 1 Juta barel maka sebagai prajurit sebagai pembantu jangan menyerah sebelum bertarung," jelasnya.
Sementara itu, terkait defisit gas, Bahlil mengakui bahwa awalnya memang terjadinya defisit gas lantaran meningkatnya konsumsi dalam negeri karena kurangnya perhitungan kebutuhan gas dalam negeri.
Namun menurutnya, setelah dilakukan review seharusnya produksi gas diperuntukkan untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri.
"Sampai dengan hari ini tidak ada impor gas, dan kami berusaha maksimal untuk tidak ada impor gas," tegasnya.
Bahlil pun memperkirakan pada 2026 dan 2027 lifting gas akan mengalami kenaikan. Oleh karena itu, pi tahun 2026 pihaknya berusaha sebisa mungkin untuk tidak ada impor gas.
"Terkecuali sudah sangat emergency banget, kita harus yakin bahwa yang dihasilkan dari dalam negeri bisa memenuhi dalam negeri kita," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










