AKURAT.CO PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) menargetkan 600 outlet dalam empat tahun ke depan.
Langkah besar yang bakal dilakukan usai IPO ini bertujuan memperkuat posisinya sebagai pemimpin di segmen premium affordable coffee di Indonesia.
Masa penawaran awal atau book building akan berlangsung pada 19 - 21 Maret 2025. Sementara itu, masa penawaran umum dijadwalkan pada 26 Maret - 9 April 2025, dan Fore Coffee akan resmi melantai di BEI pada 11 April 2025.
Menurut CEO Fore Coffee, Vico Lomar, keputusan IPO ini diambil untuk mempercepat pertumbuhan bisnis dan menangkap peluang besar di industri kopi premium Indonesia.
"Kami melihat peluang besar di pasar kopi premium Indonesia, dan IPO ini akan memberikan kami sumber daya yang dibutuhkan untuk memanfaatkan peluang itu," ujar Vico dalam Press Conference Investor Gathering di Jakarta, Jumat (19/3/2025).
Baca Juga: Fore Coffee Segera Melantai di Bursa, Bidik Dana Segar Rp379,7 Miliar
Ditambahkan Vico, FORE bakal segera IPO. Dalam aksi korporasi ini, Fore Coffee menawarkan sebanyak 1,88 miliar saham, atau setara 21,08% dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh.
Harga saham yang ditawarkan berkisar Rp160 - Rp202 per lembar, dengan potensi dana yang diperoleh mencapai Rp379,8 miliar.
Mayoritas dana IPO, yakni 76%, akan digunakan untuk membuka outlet baru di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini diambil agar Fore Coffee bisa menjangkau lebih banyak pelanggan dan meningkatkan brand awareness di seluruh Indonesia.
"Kami menargetkan segmen pasar yang mengutamakan pengalaman menikmati kopi dalam suasana modern dan nyaman. Fore Coffee berencana mengoperasikan hingga 600 outlet kopi secara bertahap, dalam empat tahun ke depan," tambah Vico.
Saat ini, Fore Coffee telah memiliki 217 gerai yang tersebar di 43 kota di Indonesia dan Singapura. Dengan rencana ekspansi ini, jumlah outlet akan meningkat hampir tiga kali lipat dalam beberapa tahun mendatang.
Tidak hanya menambah gerai kopi, Fore Coffee juga berencana memperluas bisnisnya dengan merambah industri makanan. Sebanyak 18% dana IPO akan digunakan untuk setoran modal dalam membuka outlet donat melalui anak perusahaan.
Langkah ini menunjukkan strategi Fore Coffee dalam meningkatkan diversifikasi bisnis, sehingga pelanggan tidak hanya menikmati kopi premium tetapi juga pilihan makanan pendamping yang berkualitas.
Sisa 6% dari dana IPO akan digunakan sebagai modal kerja. Dana ini diperlukan untuk menjaga kelangsungan operasional, mendukung inovasi produk, serta memperkuat sistem distribusi dan logistik agar mampu memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.
Sementara Willson Cuaca, Komisaris Utama Fore Coffee sekaligus Co-Founder dan Managing Partner East Ventures menilai IPO nanti sebagai tonggak penting bagi Fore Coffee untuk semakin memperkuat dominasinya di industri kopi premium.
"IPO Fore Coffee menjadi momen bersejarah yang mencerminkan kokohnya model bisnis berkelanjutan mereka. Kami yakin IPO ini akan mempercepat proses ekspansi Fore Coffee, membuka peluang untuk menjangkau lebih banyak pecinta kopi di seluruh Indonesia, dan memperkuat posisi mereka sebagai pemimpin inovasi dalam industri kopi," kata Willson.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 10Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu









