Penerbangan Citilink di Bandara Soetta Pindah ke Terminal IB dan 2F per 15 Maret 2025
Camelia Rosa | 7 Maret 2025, 10:39 WIB

AKURAT.CO PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mengumumkan perpindahan maskapai Citilink dari Terminal 3 ke Terminal 1B dan Terminal 2F. Nantinya, kedua terminal itu akan melayani 63 penerbangan Citilink ke 33 destinasi.
Direktur Niaga Perseroan, Ade R Susandi mengumumkan penumpang Citilink Indonesia tidak lagi mengakses Terminal 3 untuk naik maskapai tersebut mulai 15 Maret 2025. Sehingga nantinya, Terminal 1B akan melayani penerbangan domestik Citilink, sementara Terminal 2F melayani penerbangan internasional.
"Supaya jangan salah, supaya bisa sesuai dengan rencana terbangnya. Ini dilaksanakan bulan ini, segera 15 Maret," jelasnya dalam konferensi pers di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (6/3/2025).
Dijelaskan Ade, pemindahan terminal ini bertujuan meningkatkan kenyamanan dan pelayanan bagi penumpang. Katanya, unyuk memastikan kelancaran perpindahan tersebut Citilink menyediakan layanan shuttle dari Gate 3 Terminal 3 menuju Terminal 1B dan Terminal 2F.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasional InJourney Airport Wendo Asrul Rose menuturkan alasan pemindahan Citilink ke Terminal 1B dan 2F lantaran saat ini Terminal 3 sudah terlalu padat penumpang.
"Kita percepat pindahkan kesana sebelum lebaran nanti di Terminal 3 turun jadi 11 juta, yang 7,5 juta Citilink pindah ke 1B sehingga terjadi proses rebalancing,” terang Wendo.
Wendo berharap, dengan pemindahan ini maka tidak ada lagi penumpukan penumpang di Terminal 3, terutama di pagi hari. "Jadi kalau kita lihat nanti setelah pindah enggak ada lagi penumpukan (waktu) pagi itu padat banget di Terminal 3 insyaallah sudah nggak ada lagi," lanjut Wendo.
Wendo mengatakan, saat ini InJourney Airport sedang merevitalisasi dan mempercantik Terminal 1C. Setelah revitalisasi rampung, Terminal 1B akan direvitalisasi. Kemudian saat Terminal 1B direvitalisasi, penerbangan Citilink di 1B akan dialihkan sementara ke 1C.
“Kita lakukan pembenahan sampai 2026, 2027. Karena kita tahu bandara Soekarno-Hatta Terminal 1 dan Terminal 2 itu sudah beroperasi kurang lebih 42 tahun, nah ini harus dilakukan revitalisasi," tukas Wendo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









