Bos ADHI Ngadu ke DPR Pemerintah Masih Utang Proyek LRT Jabodebek Rp2,1 Triliun

AKURAT.CO Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), Entus Asnawi Mukhson mengungkapkan perusahaan masih memiliki tagihan kepada pemerintah melalui Kementerian Perhubungan terkait pembayaran proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek sebesar Rp2,1 triliun.
Menurutnya, perusahaan masih memiliki tagihan ke pemerintah (Kemenhub) untuk penyelesaian pembayaran LRT jabodebek yang sudah beroperasi dari Cibubur ke Cawang Dukuh Atas dan Bekasi timur.
"Alhamdulillah sudah berjalan lancar tinggal pembayarannya," terang Entus dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (5/3/2025).
Baca Juga: PTPP dan ADHI Menangi Kontrak Proyek Kereta Api di Filipina Rp8,4 Triliun
Kendati demikian diakui Entus, pihaknya telah bertemu dengan Kemenhub dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk mencari solusi terbaik dalam menuntaskan tagihan ini.
"Kami juga sudah bertemu dengan Kemenhub kemudian sudah bertemu dengan Kemenkeu, sedang mencari pola nya untuk ini," imbuhnya.
Entus menegaskan bahwa pencairan dana ini sejatinya sangat penting terhadap kelangsungan tingkat optimalisasi modal kerja ADHI ke depan.
Dalam kesempatan ini, Entus juga meminta dukungan Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) terkait suntikan dana pemerintah atau Penyertaan Modal Negara (PMN) Tahun Anggaran 2025.
Entus bilang, ADHI memilki sasaran untuk memenuhi setoran ekuitas pada BUJT Tol Jogja-Solo dan Tol Jogja-Bawen lantaran adanya perubahan kepemilikan di proyek tersebut.
"Ini sudah dibahas sebetulnya, sudah masuk, tapi mungkin masalah rinciannya yang belum, mudah-mudahan masih ada (peluang dapat PMN)," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









