Damri Jajaki Tiket Terusan, Sambungkan Perjalanan Penumpang dari Sumatera hingga Papua
Hefriday | 25 Februari 2025, 17:59 WIB

AKURAT.CO Perum Damri tengah merintis inisiatif tiket terusan untuk menghubungkan perjalanan antar wilayah, dari ujung Pulau Sumatera hingga kawasan Indonesia Timur termasuk papua.
Inovasi ini disorot sebagai peluang ekonomi untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi di berbagai provinsi.
Direktur Utama Perum Damri, Setia N Milatia Moemin, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mengelola formula untuk menciptakan tiket terusan yang mirip dengan konsep Eurail Global Pass.
"Kami sedang mengelola bagaimana membuat nanti ada tiket terusan, jadi kita bisa dari ujung Sumatera sampai ujung timur. Waktu itu kita sedang mencoba untuk bikin ala-ala kayak di Eurail Pass, jadi ala-ala," ujar Setia dalam konferensi pers di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (25/2/2025).
Inisiatif tiket terusan ini diyakini memiliki potensi besar dalam mendorong perekonomian, terutama melalui peningkatan aktivitas perjalanan dan pariwisata antarprovinsi.
Dengan sistem tiket terintegrasi, masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih mudah dan efisien, sehingga membuka peluang investasi dan perdagangan di wilayah-wilayah yang sebelumnya kurang terjangkau.
Setia mengungkapkan bahwa rute pasti masih dalam tahap penggodokan.
"Jika tidak memungkinkan melakukan perjalanan dari Sabang hingga Merauke, maka rute yang akan ditawarkan dari Sabang menuju pulau-pulau yang terdapat penyeberangan," jelasnya. Penyesuaian rute ini diharapkan mampu menyesuaikan dengan infrastruktur transportasi yang ada, termasuk penyeberangan antar pulau.
Selain itu, rute lintas batas ke Kuching, Sarawak – Indonesia dan sebaliknya, tetap menjadi favorit bagi para pengguna Damri. Koneksi lintas negara ini tidak hanya mendukung pertumbuhan perdagangan, tetapi juga memperkuat hubungan ekonomi antarnegara di kawasan.
Rute domestik seperti Malang, Surabaya, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Bali juga masih menjadi andalan perjalanan bus Damri. Layanan ini sudah terbukti mendukung mobilitas dan memfasilitasi pergerakan barang serta jasa, sehingga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal.
"Jadi sekarang kami kayak interkoneksi. Palembang, dia transfer di Lampung, Lampung, transfer lagi sampai Jakarta, Jakarta atau Bandung, terserah dia mau stop di mana, nanti dia langsung balik atau dia ke Surabaya dulu," ujar Setia.
Layanan interkoneksi ini diharapkan tidak hanya mengoptimalkan penggunaan armada, tetapi juga mengurangi kemacetan di jalur darat.
Dari sudut pandang ekonomi, peluncuran tiket terusan ini berpotensi meningkatkan sirkulasi uang di sektor transportasi dan pariwisata.
Peningkatan mobilitas antarwilayah dapat merangsang pertumbuhan usaha lokal, memperluas pasar kerja, dan mendorong investasi infrastruktur yang lebih luas. Pemerintah dan sektor swasta sama-sama melihat inisiatif ini sebagai bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









