AKURAT.CO Perum Damri mengumumkan inisiatif tarif fleksibel untuk mendukung mobilitas pemudik selama Lebaran 2025 dengan memberikan diskon tiket sebesar 10% di seluruh rute.
Diskon ini akan berlaku khusus bagi pemesanan tiket melalui aplikasi resmi Damri, atau DAMRI Apps.
Direktur Utama Damri, Setia N Milatia Moemin, menyatakan, perusahaan fokus untuk mendorong digitalisasi layanan pemesanan tiket.
"Ada diskon di seluruh rute, tapi tadi pembeliannya hanya melalui DAMRI Apps." Pernyataan ini disampaikan pada konferensi pers di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (25/2/2025).
Diskon 10% akan diterapkan pada periode arus mudik, yaitu dari 17 hingga 20 Maret 2025. Namun, untuk masa Idul Fitri pada 30 Maret dan 1 April 2025, tarif tiket akan dikenakan secara normal tanpa diskon.
Penyesuaian tarif ini diharapkan dapat menyeimbangkan permintaan selama puncak kepadatan.
Selain itu, pada arus balik yang berlangsung dari 2 hingga 4 April 2025, diskon 10% kembali diberlakukan.
"Jadi memang pada saat ini kami menerapkan tarif fleksibel, tapi kami usahakan tidak ada kenaikan yang signifikan, kecuali pada arus hari-hari puncak. Kami juga menerapkan diskon sebanyak 10 persen," ungkap Setia.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi Damri untuk meningkatkan jumlah penumpang serta mendukung aktivitas ekonomi selama periode mudik.
Dengan harga tiket yang lebih terjangkau, diharapkan lebih banyak masyarakat akan memilih moda transportasi kereta api dan bus sebagai alternatif mudik.
Damri juga akan berpartisipasi dalam program Mudik Bersama BUMN tahun ini. Program tersebut menargetkan 14.400 pemudik gratis dengan dukungan 300 armada.
"Kami juga Insya Allah akan melaksanakan mudik bersama. Cuma kami belum tahu temanya sekarang apa, kita tunggu dari BUMN," tambah Setia.
Untuk menghadapi lonjakan penumpang, Damri telah menyiapkan 1.220 bus komersial yang akan melayani 69.000 perjalanan selama masa angkutan Lebaran 2025.
Kapasitas total yang disediakan mencapai 1,5 juta kursi, mendukung mobilitas yang luas di seluruh rute.
Pemesanan tiket untuk layanan KA lokal akan dibuka H-30 sebelum keberangkatan, sementara beberapa rute lain dapat diakses H-7.
Pengaturan waktu ini dirancang untuk mengoptimalkan pengisian kursi dan memastikan pelayanan yang merata.
Setia memprediksi bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada 27-28 Maret 2025, sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 6-7 April 2025.
Prediksi tersebut menunjukkan adanya antisipasi terhadap lonjakan permintaan di hari-hari krusial mudik dan balik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T










