Freeport Sewa Boeing hingga Antonov Untuk Angkut Alat Perbaikan Smelter Gresik
Camelia Rosa | 19 Februari 2025, 16:13 WIB

AKURAT.CO Direktur Utama PT Freeport Indonesia (PTFI), Tony Wenas membeberkan rencana perbaikan kebakaran yang terjadi pada fasilitas pengolahan dan pemurnian konsentrat tembaga (smelter) Gresik, Jawa Timur, 18 Oktober 2024 lalu.
Dijelaskan Tony bahwa, tidak lama setelah kebakaran tersebut pihaknya langsung melakukan pembongkaran fasilitas atau demolition dan selesai pada minggu pertama Januari 2025.
"Jadi procurement atau pembelian peralatan itu sudah mulai terjadi dari pertengahan November, dan ini akan terus," ujarnya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (19/2/2025).
Tony menambahkan, kemudian konstruksi atau instalasi dari alat-alat sudah mulai dilakukan dari awal Januari dan masih berlangsung sampai saat ini.
Namun pada saat yang bersamaan ini, beberapa peralatan ada yang sudah selesai dipasang sehingga pada pertengahan Maret itu akan mulai dilakukan percobaan, komisioning dari beberapa perlatan tersebut.
"Dan saya informasikan bahwa minggu yang lalu itu sudah tiba ada tiga Boeing 747 kargo yang memuat peralatan itu tiba di Surabaya, peralatannya sekitar 30 ton lebih, dan juga ada pesawat Antonov yang kami sewa juga untuk sudah tiba di Surabaya membawa peralatan," tuturnya.
Diakui Tony, hal ini menunjukkan bahwa pihaknya memang betul-betul ingin mempercepat proses perbaikan ini.
"(Karena) kalau kita angkut naik kapal laut akan lama sekali, sehingga kita bawa peralatannya dengan menggunakan pesawat terbang. Dan rencananya testing atau commissioning, dan pre-commissioning dari fasilitas perbaikan ini akan mulai pertengahan Maret sampai dengan minggu ketiga bulan Juni," terang Tony.
Oleh sebab itu, dirinya optimis pihaknya bisa menyelesaikan semua perbaikan pada minggu ketiga bulan Juni 2025.
"Jadi kami sangat yakin sekali kami bisa menyelesaikan semuanya di minggu ketiga bulan Juni, dan mulai bisa ramp up produksi di minggu keempat bulan Juni sebesar dengan kapasitas masih 40 persen, kemudian di Agustus 50 persen, September 60 persen, Oktober 70 persen, November 80 persen, baru 100 persen di Desember," tukas Tony.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








