Tertinggi Sepanjang Sejarah, Penjualan Emas ANTAM Sentuh 43,7 Juta Ton di 2024
Hefriday | 2 Februari 2025, 22:40 WIB

AKURAT.CO PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), atau yang lebih dikenal sebagai Antam, berhasil mencetak rekor penjualan emas tertinggi sepanjang sejarah pada tahun buku 2024 (FY24).
Total penjualan emas ANTM mencapai 43,77 juta ton, melonjak 68% secara year-on-year (yoy) dan 128% secara quarter-on-quarter (qoq).
Pencapaian ini didorong oleh meningkatnya permintaan emas di pasar domestik yang dipengaruhi oleh kenaikan harga emas dunia akibat faktor makroekonomi global dan kondisi geopolitik.
Dikutip dari keterangan resmi Antam, menyatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari strategi penjualan yang berfokus pada pasar domestik. Antam berhasil mempertahankan posisinya sebagai pilihan utama masyarakat Indonesia dalam berinvestasi emas.
Dengan jaringan penjualan yang luas serta strategi pemasaran yang tepat, perusahaan optimistis dapat terus meningkatkan kinerjanya di tahun-tahun mendatang.
Melalui strategi penjualan emas yang berfokus pada pangsa pasar domestik, Antam berhasil mempertahankan posisi di pasar sebagai top of mind pilihan masyarakat Indonesia dalam berinvestasi emas yang terlihat pada peningkatan penjualan mencapai yang tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.
Memasuki tahun 2025, Antam yang merupakan anggota Holding BUMN Industri Pertambangan (MIND ID), memastikan operasional perusahaan tetap berjalan dengan baik.
Antam berencana untuk terus mengoptimalkan sumber emas dalam negeri serta memperluas jaringan distribusi guna mendukung pertumbuhan bisnis yang lebih baik.
Di balik rekor penjualan emas, volume produksi emas Antam justru mengalami penurunan. Produksi emas turun dari 1,20 ton (38.838 troy oz) pada 2023 menjadi 1,019 ton (32.762 troy oz) di 2024.
Pada kuartal IV-2024, produksi emas hanya mencapai 273 kg (8.777 troy oz), lebih rendah dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 300 kg (9.645 troy oz).
Manajemen Antam menjelaskan bahwa tantangan global, termasuk dinamika regulasi dan ketidakpastian makroekonomi, mempengaruhi keseimbangan pasokan dan permintaan di pasar.
Meski demikian, perusahaan terus berupaya menjaga kinerja optimal dengan menerapkan strategi efisiensi biaya dan inovasi operasional.
Selain emas, Antam juga mengalami penurunan produksi di beberapa komoditas lain. Produksi bijih nikel, misalnya, turun menjadi 9,93 juta wmt pada FY24, dibandingkan dengan 13,44 juta wmt pada FY23.
Sementara itu, penjualan bijih nikel juga merosot dari 11,71 juta wmt pada FY23 menjadi 8,35 juta wmt pada FY24.
Produksi feronikel Antam pada kuartal IV-2024 mencapai 4.858 ton nikel dalam feronikel (TNi), lebih rendah dari kuartal IV-2023 yang mencapai 5.686 TNi. Sepanjang 2024, total produksi feronikel mencapai 20.103 TNi, turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 21.473 TNi.
Di sisi lain, produksi perak juga mengalami penurunan dari 8.267 kg (265.790 troy oz) di 2023 menjadi 6.393 kg (205.540 troy oz) di 2024.
Penurunan produksi juga terjadi di sektor bauksit. Sepanjang 2024, produksi bauksit Antam hanya mencapai 1,33 juta wmt, lebih rendah dibandingkan dengan 2 juta wmt pada 2023.
Penurunan ini turut berdampak pada tingkat penjualan bauksit yang hanya mencapai 736.188 wmt, turun dari 1,49 juta wmt pada tahun sebelumnya.
Selain bauksit, produksi chemical grade alumina (CGA) juga menurun. Pada 2024, produksi alumina mencapai 147.826 ton, turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 160.940 ton. Namun, penjualan alumina justru mengalami peningkatan dari 142.777 ton menjadi 177.178 ton pada FY24.
Menghadapi tantangan produksi, Antam tetap berkomitmen untuk mempertahankan daya saingnya melalui strategi efisiensi biaya dan inovasi operasional.
Perusahaan terus menjalankan berbagai inisiatif untuk meningkatkan efisiensi dan menjaga profitabilitas meskipun menghadapi tekanan dari kondisi global yang tidak menentu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










