Akurat

Bahlil: Indonesia Menuju Kemandirian Energi

Demi Ermansyah | 28 Desember 2024, 19:32 WIB
Bahlil: Indonesia Menuju Kemandirian Energi

AKURAT.CO Indonesia sedang bergerak menuju kemandirian energi yang lebih kuat.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa upaya ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi migas, tetapi juga memanfaatkan potensi besar biodiesel sebagai energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.

“Mulai 1 Januari 2025, pemerintah akan menjalankan mandatori B40. Selanjutnya, targetnya meningkat ke B50 untuk mengurangi impor solar,” kata Bahlil di Jakarta, Sabtu (28/12/2024).

Menurutnya, jika program ini berhasil, Indonesia tidak lagi bergantung pada impor solar, bahkan bisa melangkah lebih jauh menuju penggunaan B100. Saat ini, pemanfaatan biodiesel dalam negeri sudah mencapai 12,2 juta kiloliter pada 2023 dan ditargetkan naik menjadi 12,5 juta kiloliter di 2025. Tak hanya mengurangi impor, program ini juga memberikan dampak besar pada devisa negara. 
 
 
“Penghematan devisa kita dari biodiesel tahun ini saja mencapai Rp120,54 triliun,” ungkapnya.

Biodiesel yang berasal dari pengolahan minyak kelapa sawit mentah (CPO) juga memberikan nilai tambah sebesar Rp15,82 triliun. Ini menjadi bukti bahwa energi terbarukan mampu memberikan dampak positif bagi ekonomi nasional sekaligus mendukung upaya transisi energi global.

Selain itu, pemerintah tetap mendorong peningkatan lifting migas dan pengoptimalan blok-blok migas yang ada untuk menjaga ketahanan energi nasional. Dengan pendekatan ini, Bahlil yakin Indonesia bisa menjadi negara yang lebih mandiri dan berkelanjutan di sektor energi.

“Ini semua sesuai arahan Presiden Prabowo. Kita harus memanfaatkan potensi dalam negeri sambil mengurangi ketergantungan pada impor energi,” tambah Bahlil.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.