AKURAT.CO Indonesia sedang bergerak menuju kemandirian energi yang lebih kuat.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa upaya ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi migas, tetapi juga memanfaatkan potensi besar biodiesel sebagai energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.
“Mulai 1 Januari 2025, pemerintah akan menjalankan mandatori B40. Selanjutnya, targetnya meningkat ke B50 untuk mengurangi impor solar,” kata Bahlil di Jakarta, Sabtu (28/12/2024).
Menurutnya, jika program ini berhasil, Indonesia tidak lagi bergantung pada impor solar, bahkan bisa melangkah lebih jauh menuju penggunaan B100. Saat ini, pemanfaatan biodiesel dalam negeri sudah mencapai 12,2 juta kiloliter pada 2023 dan ditargetkan naik menjadi 12,5 juta kiloliter di 2025. Tak hanya mengurangi impor, program ini juga memberikan dampak besar pada devisa negara.
“Penghematan devisa kita dari biodiesel tahun ini saja mencapai Rp120,54 triliun,” ungkapnya.
Biodiesel yang berasal dari pengolahan minyak kelapa sawit mentah (CPO) juga memberikan nilai tambah sebesar Rp15,82 triliun. Ini menjadi bukti bahwa energi terbarukan mampu memberikan dampak positif bagi ekonomi nasional sekaligus mendukung upaya transisi energi global.
Selain itu, pemerintah tetap mendorong peningkatan lifting migas dan pengoptimalan blok-blok migas yang ada untuk menjaga ketahanan energi nasional. Dengan pendekatan ini, Bahlil yakin Indonesia bisa menjadi negara yang lebih mandiri dan berkelanjutan di sektor energi.
“Ini semua sesuai arahan Presiden Prabowo. Kita harus memanfaatkan potensi dalam negeri sambil mengurangi ketergantungan pada impor energi,” tambah Bahlil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 10Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu









