Lampaui Target 2024, Kilang Pertamina Plaju Produksi 12,9 Juta Barel Gasoline
Hefriday | 11 Desember 2024, 17:24 WIB

AKURAT.CO PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU III Plaju di Palembang, Sumatera Selatan, mencatatkan capaian signifikan dalam produksi bahan bakar minyak (BBM) hingga November 2024.
General Manager RU III KPI, Hermawan Budiantoro, menyampaikan bahwa kilang tersebut telah memproduksi 12,9 juta barel gasoline, melampaui target rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) 2024 yang sebesar 9,8 juta barel.
“Realisasi ini mencapai 131 persen dari target. Kami optimistis dapat terus mendukung kebutuhan energi khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan,” ujar Hermawan dalam keterangan resminya di Palembang, Rabu (11/12/2024).
Selain gasoline, Kilang Pertamina Plaju juga memproduksi gasoil sebanyak 4,3 juta barel hingga November 2024, melampaui target RKAP sebesar 4,2 juta barel. Gasoil merupakan bahan bakar utama untuk mesin diesel yang banyak digunakan di sektor transportasi dan industri.
Capaian produksi ini menjadi bagian dari langkah PT Pertamina (Persero) dalam mewujudkan swasembada energi nasional. Kilang Plaju, sebagai salah satu unit pengolahan strategis, berperan penting dalam memenuhi kebutuhan energi di lima provinsi di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), yakni Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Bangka Belitung.
pertamina Baca Juga: Kebut Transisi Energi, Pertamina Groundbreaking PLTS 2,25 MWp Kilang Plaju
Hermawan menegaskan, Kilang Pertamina Plaju terus berkomitmen menghasilkan energi berkualitas tinggi yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. “Kinerja kami ini sejalan dengan semangat HUT ke-67 PT Pertamina (Persero) untuk akselerasi energi menuju kemajuan negeri,” katanya.
Dengan desain kapasitas pengolahan sebesar 126 ribu barel per hari, Kilang Plaju konsisten menjalankan operasi dengan tingkat keandalan tinggi. Hal ini didukung oleh penerapan indikator seperti Plant Availability Factor (PAF), Energy Intensity Index (EII), dan Asset Integrity Management System (AIMS).
Hermawan juga menekankan pentingnya implementasi aspek keselamatan, kesehatan kerja, keamanan, dan lingkungan (Health, Safety, Security, and Environment atau HSSE) dalam operasional kilang. “HSSE adalah fondasi utama kami untuk memastikan keberlanjutan dan keselamatan dalam produksi,” ujarnya.
Sebagai salah satu kilang tertua di Indonesia, Kilang Pertamina Plaju memiliki peran penting dalam sejarah energi nasional. Kilang ini didirikan sebelum Pertamina terbentuk sebagai badan usaha milik negara dan tetap menjadi bagian vital dari rantai pasokan energi hingga saat ini.
Dengan capaian produksinya, Kilang Plaju juga mendukung program diversifikasi energi dan transisi menuju penggunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan, sesuai dengan visi Pertamina dalam menghadapi tantangan global di sektor energi.
“Kami mohon doa dan dukungan agar Kilang Pertamina Plaju dan seluruh entitas dalam grup Pertamina terus diberikan keselamatan dan keberkahan dalam menjalankan tugas demi mendukung ketahanan energi nasional,” tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









