AKURAT.CO Efisiensi logistik di Indonesia kembali menjadi sorotan mengingat biaya logistik yang masih tinggi dan menekan daya saing produk nasional.
Untuk itu diusulkan pembentukan Dewan Logistik Nasional. Hal itu dicetuskan oleh Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharuddin, dalam forum BNI Investor Daily Summit 2024, mendorong pembentukan lembaga khusus yang mengurus logistik untuk menciptakan efisiensi biaya dan sistem yang terintegrasi.
Menanggapi usulan ini, Ekonom dari Samudera Indonesia, Ebi Junaidi menilai pembentukan Dewan Logistik Nasional atau badan serupa sangat dibutuhkan untuk mengorkestrasi seluruh pihak terkait yang terlibat dalam logistik.
"Dewan Logistik Nasional itu memang dibutuhkan banget, atau satu badan, satu institusi, mau komite, yang kemudian melakukan orkestrasi terhadap seluruh stakeholder, seluruh kementerian yang terkait dengan upaya logistik ini," ujar Ebi saat dihubungi Akurat.co, Rabu (9/10/2024).
Ia menekankan bahwa logistik adalah isu lintas departemen dan kementerian, seperti perhubungan, perdagangan, dan lain-lain. Kehadiran lembaga khusus yang dapat memudahkan koordinasi, pengaturan kebijakan, dan menyelaraskan birokrasi sangat penting.
Baca Juga: Pemerintah Targetkan Biaya Logistik Turun dari 14 Persen ke 8 Persen
Dengan adanya lembaga yang terpusat untuk mengatur logistik, harapan besar adalah biaya logistik nasional dapat menurun hingga 8%. Ebi Junaidi menjelaskan bahwa fungsi dari Dewan Logistik Nasional tidak hanya meningkatkan daya saing produk nasional, tetapi juga memastikan barang sampai ke konsumen dengan biaya yang lebih rendah.
Efisiensi ini juga akan berdampak langsung pada inflasi, karena harga barang yang lebih rendah akan membantu menjaga stabilitas inflasi. "Jadi, mudah-mudahan kalau itu didirikan, manajemen logistik negara kita ini menjadi jauh lebih baik," tegas Ebi.
Dengan demikian, pembentukan Dewan Logistik Nasional dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia di pasar global, sekaligus mengurangi tekanan biaya logistik bagi konsumen domestik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T










