Akurat

Singgung Divestasi Freeport hingga Blok Rokan, Jokowi: Puluhan Tahun Dikelola Asing

Demi Ermansyah | 16 Agustus 2024, 12:56 WIB
Singgung Divestasi Freeport hingga Blok Rokan, Jokowi: Puluhan Tahun Dikelola Asing

AKURAT.CO Presiden Jokowi menegaskan capaian pengambilalihan kembali aset-aset negara yang sebelumnya dikuasai asing. Menurut Jokowi, langkah tersebut karena ia menginginkan agar semua kekayaan yang ada di dalam negeri dapat dikelola sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat dan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kesejahteraan rakyat.

"Oleh sebab itu, kita sudah berhasil mengambil kembali aset kita yang selama puluhan tahun dikelola oleh pihak asing, yang selama puluhan tahun diambil manfaat besarnya oleh pihak asing, seperti Freeport, Blok Rokan, dan Newmont. Alhamdulillah, semua itu bisa kita ambil alih kembali," kata Presiden Jokowi dalam Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT ke-79 RI di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (16/8/2024).

Selain itu, Jokowi juga menginginkan agar transisi energi tatp menjadi prioritas pemerintah ke depan. Faktanya, transisi energi menjadi prioritas negara-negara luar demi menjaga keberlangsungan Iklim, tentunya Indonesia ikut berpartisipasi dalam pengembangan dan penciptaan energi baru terbarukan. 

Baca Juga: Tegas Soal Penghentian Ekspor Bahan Mentah, Jokowi: Kita Bangsa Berdaulat

Untuk itu, Indonesia akan tetap dan terus konsisten mengambil bagian dalam upaya transisi energi yang dilakukan secara berhati-hati dan bertahap. "Transisi energi yang ingin kita wujudkan adalah transisi energi yang berkeadilan, yang terjangkau, dan mudah diakses oleh masyarakat," kata Presiden 
 
Dalam perkembangannya saat ini, Indonesia sudah memiliki potensi besar di sektor energi hijau, yakni sekitar lebih dari 3.600 gigawat (GW). "Di saat dunia mulai mengarahkan masa depannya ke ekonomi hijau, Indonesia juga tidak ingin kehilangan momentum karena Indonesia memiliki potensi besar di sektor energi hijau, yaitu sekitar lebih dari 3.600 GW," katanya.
 
Dimana potensi tersebut berasal dari  energi air, angin, matahari, panas bumi, gelombang laut, dan bioenergi.
 
Sebagai informasi, sidang Tahunan 2024 digelar dengan tema "Nusantara Baru, Indonesia Maju" yang terdiri dari Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, dan Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2024-2025.
 
Dalam Sidang Tahunan MPR RI-Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara, dan sekaligus pidato kenegaraan dalam rangka HUT Ke-79 RI.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.