Bapanas Optimalkan Mobil Laboratorium Keliling Genjot Keamanan Pangan
Demi Ermansyah | 22 Juni 2024, 18:32 WIB

AKURAT.CO Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengoptimalkan keberadaan mobil laboratorium keliling untuk menjamin aspek keamanan pangan atau food safety pada bahan pangan segar sehingga bisa layak dikonsumsi masyarakat.
Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi di Pasar Nambangan, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu, menyatakan keamanan pangan menjadi perhatian utama selain ketersediaan komoditas di pasaran. "Mobilnya keliling mengecek komoditas yang memang biasanya untuk pangan segar, makanya kami menyadari bahwa selain ketersediaan adalah keamanan," kata Arief.
Fasilitas mobil laboratorium keliling berfungsi melakukan pengujian zat kimia yang ada pada bahan pangan segar. Dia menjelaskan apabila yang diuji adalah sayuran, maka salah satu komponen yang diperhatikan adalah kadar pestisidanya. Pengujian itu pun sudah dilaksanakan di Pasar Nambangan Surabaya, Sabtu pagi. "Kami tadi juga cek cumi, daging ayam, sama ikan, dan hasil labnya bagus tidak ada kandungan formalin," ujarnya.
Di tempat sama Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur (Jatim) Adhy Karyono menyatakan mobil laboratorium keliling sebisa mungkin dioperasionalkan seminggu sekali, agar aspek keamanan pada bahan pangan segar terjamin. "Saya ingin bisa rutin seminggu sekali sehingga membuat masyarakat menjadi yakin bahwa bahan pangan sehat dan aman," kata Adhy.
Kemudian apabila hasil tes ditemukan adanya kandungan zat kimia yang melebihi batas, kata dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melakukan penelusuran menyeluruh. "Kalau terjadi sesuatu tidak normal atau misalnya ada temuan kandungan pestisida berlebihan, kami cari sumber atau mekanisme distribusi yang bermasalah," tuturnya.
Dia optimistis fasilitas pengujian pangan ini memperkuat pemahaman dari seluruh pemerintah daerah (pemda) terhadap keamanan pangan. "Semua kepala dinas dan bupati/wali kota sekarang sudah sangat mengerti, tidak hanya soal ketersediaan, tetapi menyangkut keamanan yang sangat penting," ucap dia.
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Antiek Sugiharti memastikan seluruh bahan pangan di Pasar Nambangan dalam kondisi aman dan layak konsumsi. "Tadi juga dibuktikan dengan hasil rapid test ke bahan pangan. Alhamdulillah, semuanya aman," kata Antiek.
Selain itu Antiek menyebut kedatangan Bapanas dan Pemprov Jawa Timur merupakan rangkaian peringatan Hari Keamanan Pangan Dunia, sekaligus meninjau operasional Pasar Nambangan yang merupakan pilot project Pasar Segar dan Aman. "Kemarin pasar ini masuk dan mendapat predikat Pasar Aman dan Segar peringkat kedua tingkat nasional," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









