Jangan Telat, Segini Denda Keterlambatan Pembayaran Tagihan Listrik

AKURAT.CO Pengguna listrik pascabayar, ingatlah untuk membayar tagihan tepat waktu guna menghindari denda keterlambatan.
Hal ini sesuai dengan kebijakan yang tercantum dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) nomor 27 tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya yang Terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PLN (Persero).
Menurut Pasal 13 ayat 1 dari peraturan tersebut, pelanggan dengan Tarif Tenaga Listrik Reguler (pascabayar) diwajibkan membayar tagihan listrik sesuai dengan masa pembayaran yang ditetapkan oleh PT PLN (Persero).
Ayat 2 menyebutkan bahwa jika pembayaran dilakukan melebihi masa yang ditentukan, maka akan dikenakan biaya keterlambatan.
Perlu diingat bahwa batas waktu pembayaran tagihan listrik adalah tanggal 20 setiap bulannya, sesuai dengan Surat Perjanjian Jual Beli Listrik (SPJBTL).
Bagi pelanggan yang telat membayar, denda akan disesuaikan dengan daya listrik yang digunakan, sebagaimana tertera dalam Permen 27/2017.
Berikut rincian denda keterlambatan pembayaran tagihan listrik sesuai dengan daya listrik
- Daya 450 VA dan 900 VA: Rp3.000 per bulan
- Daya 1.300 VA: Rp5.000 per bulan
- Daya 2.200 VA: Rp10.000 per bulan
- Daya 3.500-5.500 VA: Rp50.000 per bulan
- Daya 6.600-14.000 VA: 3% dari tagihan (minimum Rp75.000)
- Daya di atas 14.000 VA: 3% dari tagihan (minimum Rp100.000).
Itu tadi rincian denda yang berlaku untuk pelanggan yang terlambat membayar tagihan listrik. Oleh karena itu, penting untuk menghindari keterlambatan pembayaran agar tidak terkena denda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









