Akurat

Jim Simons, Pendiri Renaissace Technologies Tutup Usia

Silvia Nur Fajri | 11 Mei 2024, 18:38 WIB
Jim Simons, Pendiri Renaissace Technologies Tutup Usia

AKURAT.CO Investor, miliarder, matematikawan, dan dermawan, Jim Simons, meninggal dunia pada Jumat (10/5/2024) di New York City. Ia meninggal di usia 86 tahun.

Jim Simons, yang dikenal sebagai pendiri Renaissance Technologies, sebuah perusahaan manajemen investasi yang mengandalkan matematika dan statistika sebagai metode pelaksanaan investasinya, lebih banyak dikenal sebagai manajer hedge fund.

"Matematika adalah satu-satunya subjek yang saya sukai," kata Simons dalam sebuah wawancara tahun 2015, dikutip dari Reuters, Sabtu (11/5/2024).

Kemudian, Jim Simons tumbuh sebagai pecinta matematika sejak usia dini. Dalam hidupnya, ia menggunakan ilmu berhitung dalam berbagai aspek, termasuk dalam melihat peluang investasi.

Setelah keluar dari dunia akademis pada tahun 1970-an, ia membangun hedge fund Renaissance Technologies pada tahun 1982.

Baca Juga: Vladimir Putin Salip Miliarder Elon Musk dan Jeff Besoz, Segini Total Kekayaannya

Kemitraan tersebut membantu merintis investasi kuantitatif, strategi pasar menggunakan model matematika, dan statistika untuk mengidentifikasi peluang investasi.

"Dalam melihat pola harga, saya dapat melihat bahwa ada sesuatu yang dapat kita pelajari di sini dan ada cara untuk memprediksi harga secara matematis dan statistik," kata Simons di podcast Numberphile.

Model komputer tersebut membantu menumbuhkan Renaissance Technologies menjadi bisnis multi-miliar Dolar. Pada kemudian hari, ia menghabiskan waktunya sebagai filantropis dan menjadi donor politik Demokrat. Sebagai filantropis, ia mendirikan The Simons Foundation.

Yayasan tersebut menyumbangkan dananya untuk penelitian autisme, pendidikan, penelitian sains, dan matematika. Sebelum meninggal, yayasan Simons menyumbangkan USD500 juta untuk Stony Brook, hadiah tak terbatas terbesar untuk universitas Amerika dalam sejarah.

"Saya tahu saat itu itu adalah pusat intelektual top dengan komitmen serius untuk penelitian dan inovasi. Tetapi, Stony Brook juga memberi saya kesempatan untuk memimpin dan karenanya sangat bermanfaat untuk menyaksikan universitas tumbuh dan berkembang lebih banyak lagi," lanjut Simons.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.