Jim Simons, Pendiri Renaissace Technologies Tutup Usia

AKURAT.CO Investor, miliarder, matematikawan, dan dermawan, Jim Simons, meninggal dunia pada Jumat (10/5/2024) di New York City. Ia meninggal di usia 86 tahun.
Jim Simons, yang dikenal sebagai pendiri Renaissance Technologies, sebuah perusahaan manajemen investasi yang mengandalkan matematika dan statistika sebagai metode pelaksanaan investasinya, lebih banyak dikenal sebagai manajer hedge fund.
"Matematika adalah satu-satunya subjek yang saya sukai," kata Simons dalam sebuah wawancara tahun 2015, dikutip dari Reuters, Sabtu (11/5/2024).
Kemudian, Jim Simons tumbuh sebagai pecinta matematika sejak usia dini. Dalam hidupnya, ia menggunakan ilmu berhitung dalam berbagai aspek, termasuk dalam melihat peluang investasi.
Setelah keluar dari dunia akademis pada tahun 1970-an, ia membangun hedge fund Renaissance Technologies pada tahun 1982.
Baca Juga: Vladimir Putin Salip Miliarder Elon Musk dan Jeff Besoz, Segini Total Kekayaannya
Kemitraan tersebut membantu merintis investasi kuantitatif, strategi pasar menggunakan model matematika, dan statistika untuk mengidentifikasi peluang investasi.
"Dalam melihat pola harga, saya dapat melihat bahwa ada sesuatu yang dapat kita pelajari di sini dan ada cara untuk memprediksi harga secara matematis dan statistik," kata Simons di podcast Numberphile.
Model komputer tersebut membantu menumbuhkan Renaissance Technologies menjadi bisnis multi-miliar Dolar. Pada kemudian hari, ia menghabiskan waktunya sebagai filantropis dan menjadi donor politik Demokrat. Sebagai filantropis, ia mendirikan The Simons Foundation.
Yayasan tersebut menyumbangkan dananya untuk penelitian autisme, pendidikan, penelitian sains, dan matematika. Sebelum meninggal, yayasan Simons menyumbangkan USD500 juta untuk Stony Brook, hadiah tak terbatas terbesar untuk universitas Amerika dalam sejarah.
"Saya tahu saat itu itu adalah pusat intelektual top dengan komitmen serius untuk penelitian dan inovasi. Tetapi, Stony Brook juga memberi saya kesempatan untuk memimpin dan karenanya sangat bermanfaat untuk menyaksikan universitas tumbuh dan berkembang lebih banyak lagi," lanjut Simons.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








