Tol Jakarta-Cikampek Macet Parah, Dua Titik Ini Penyebabnya

AKURAT.CO Kemacetan panjang terjadi di Tol Jakarta-Cikampek (Japek), menyebabkan kepadatan lalu lintas yang signifikan. PT Jasa Marga (Persero) Tbk, selaku pengelola tol, mengidentifikasi dua titik utama yang menjadi penyebab utama kemacetan tersebut.
Pertama, di KM 62, rest area yang melayani pemudik dari arah Bandung Cipularang dan Tol Jakarta Cikampek, yang juga dikenal sebagai Tol Trans Jawa, menjadi penyumbang utama kepadatan lalu lintas.
Sementara itu, titik kedua terletak di KM 66, di mana terjadi pertemuan dua arus jalan dari Tol Kalihurip Utama Bandung dan Tol Jakarta Cikampek.
Baca Juga: Jasa Marga Imbau Pemudik Hindari 13-15 April 2024, Dipredikasi Jadi Puncak Arus Balik Lebaran 2024
Volume kendaraan mencapai 102 ribu per jam dari arah timur, meningkat hingga 168% dari volume lalu lintas normal.
Hal ini menjadi indikasi kuat bahwa kemacetan bukanlah akibat dari satu titik tunggal, melainkan dari kepadatan di dua titik kritis yang telah diidentifikasi sebelumnya.
"Ada kepadatan di titik KM 62 yang merupakan rest area dan KM 66 yang menjadi pertemuan dua arus jalan," terang Marketing and Communication Department Head Jasa Marga, Faiza Riani, dikutip Senin (15/4/2024).
Untuk menangani situasi tersebut, berbagai langkah telah diambil. Salah satunya adalah dengan melakukan penambahan lajur contraflow dari KM 66 hingga KM 47 arah Jakarta, yang sebelumnya hanya dua lajur dan kini diperluas menjadi tiga lajur.
Selain itu, perpanjangan lajur contraflow juga diterapkan dari KM 47 hingga KM 36 arah Jakarta, untuk memfasilitasi kelancaran arus lalu lintas.
Data menunjukkan bahwa volume kendaraan per jam dari arah timur mencapai 102 ribu kendaraan, naik hingga 168% dari volume normal.
"Kemacetan ini bukan karena persoalan one way tapi ada kepadatan di dua titik tersebut dan kami terus melakukan penguraian kepadatan," tambah Faiza.
Penanganan kemacetan bukanlah permasalahan sederhana, terutama di titik-titik seperti ini di jalan tol yang strategis.
Namun, dengan implementasi langkah-langkah tersebut, diharapkan dapat mengurangi dampak kemacetan dan meningkatkan kelancaran lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek.
Secara keseluruhan, kemacetan yang terjadi di Tol Jakarta-Cikampek pada Minggu malam disebabkan oleh kepadatan di rest area KM 62 dan pertemuan arus jalan di KM 66.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa







