Akurat

Turis Malaysia Beri Rating 0, Menteri Sandi: Jadikan Cambuk

Silvia Nur Fajri | 15 Maret 2024, 07:13 WIB
Turis Malaysia Beri Rating 0, Menteri Sandi: Jadikan Cambuk

AKURAT.CO Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno merespons kritik pedas yang dilontarkan oleh sejumlah turis asal Malaysia terhadap sektor pariwisata di Jakarta.

Sandiaga menegaskan pentingnya mengambil pelajaran dari kritik tersebut demi meningkatkan kualitas pariwisata di masa depan.

"Kita tanggapi kritik dan masukan netizen malaysia ini dengan positif. Kita tidak perlu baper," kata Sandiaga di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kamis, (14/3/2024).

Baca Juga: 'Kecolongan' Konser Taylor Swift, Menteri Sandi Janji Bawa Konser dan Event Dunia ke Indonesia

Menurutnya, masukan yang diberikan oleh wisatawan tersebut merupakan pembelajaran berharga bagi pariwisata Indonesia.

Terlebih lagi, perihal kritikan yang dilontarkan wisman Malaysia itu, ia juga berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata (Dispar) Jakarta untuk menyiapkan solusi agar Indonesia bisa lebih baik lagi.

"Jangan kejelekan yang dituduhkan kepada kita itu malah kita jadikan negatif," jelasnya.

Selanjutnya, Sandiaga juga menyoroti minat para wisatawan asing terhadap berbagai aspek pariwisata Indonesia, tidak hanya alamnya saja.

Justru menurutnya banyak wisatawan dari malaysia yang berkunjung sangat menikmati ke Indonesia, seperti tanah abang.

"Dengan begitu, kritik yang diberikan oleh wisatawan asing, termasuk dari Malaysia, harus kita jadikan sebagai cambuk untuk terus meningkatkan kualitas dan pengalaman pariwisata di Indonesia ke depannya," tandas Sandiaga.

Diketahui bahwa setelah memberi Indonesia rating 0 dalam perjalanannya ke Jakarta, Intan Nurliana, seorang turis dari Malaysia, mendapat serangan kritik yang tajam dari pengguna internet Indonesia.

Merasa tidak mampu bertahan lebih lama dalam kondisi yang terus-menerus dihujat, Intan Nurliana meminta pengguna internet untuk menghentikan hujatan terhadap dirinya.

Selain itu, Intan mengungkapkan bahwa dia telah menerima sebanyak 900 pesan langsung dari pengguna internet karena konten perjalanannya ke Jakarta.

Netizen tersebut merasa kesal dengan respons rendah yang diberikannya terhadap kunjungannya ke Jakarta. Intan memohon kepada netizen untuk menghentikan serangan terhadap dirinya karena dia telah meminta maaf atas pernyataannya yang memberikan nilai 0 kepada Indonesia. 

"Saya sadar akan kesalahan saya, namun tidak perlu ada 900 orang yang mengirimkan pesan kepada saya. Saya telah mengunggah video permintaan maaf, tetapi sayangnya dihapus oleh TikTok!!," katanyam

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.