Usai Rebranding, POS IND Siap Amankan Distribusi Logistik Pemilu 2024

AKURAT.CO Usai rebranding menjadi POS IND, PT Pos Indonesia siap mengamankan logistik pemilu 2024. POS IND sendiri dipercaya oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) untuk menyalurkan logistik pemilu.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengungkapkan sesuai Peraturan Menkominfo No 3 Tahun 2023, transformasi atau rebranding ini memberikan wewenang kepada perusahaan untuk melanjutkan layanan pos dan layanan terkait lainnya.
Menurut Budi, transformasi ini merupakan kemajuan dan diharapkan POS IND dapat memperluas cakupan layanannya di bidang logistik. Nantinya, penggunaan surat-surat manual akan berkurang agar kinerja POS IND lebih maksimal. Hal ini mengingat kian pentingnya layanan logisti terutama di negara sebesar dan seluas Indonesia.
Baca Juga: KPU Klaim Distribusi Logistik Pemilu di Dalam dan Luar Negeri On The Track
Terkait kesiapan distribusi logistik pemilu, menurut Budi saat ini semua logistik pemilu, termasuk surat suara, sudah tiba di tingkat kabupaten/kota, dan dalam beberapa hari mendatang akan didistribusikan ke kecamatan dan selanjutnya ke setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Saat ini, kita masih memiliki waktu 7 hari. Logistik pemilu, seperti kartu suara yang jumlahnya mencapai 800 ribu, sudah tiba di kabupaten/kota. Selanjutnya, akan didistribusikan ke kecamatan dan TPS masing-masing. Waktu distribusi dianggap cukup dan tepat," kata Budi di sela acara POSIND Day di Jakarta, Rabu (7/2/2023).
Senada, Direktur Utama PT Pos Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan proses persiapan distribusi pemilu sebenarnya sudah dimulai sejak tahun lalu, mulai dari kotak suara, peralatan, segel, tinta, dan sebagainya.
"Tahun ini, fokusnya adalah surat suara. Dalam penyaluran logistik pemilu, kita melakukan berbagai macam distribusi, mulai dari provinsi ke kabupaten, dari kabupaten ke kecamatan, dan dari kecamatan ke TPS," ucapnya.
Faizal menambahkan, seluruh proses distribusi terkait pemilu dibantu oleh pihak keamanan, baik TNI maupun kepolisian.
"Setiap tahapan distribusi memiliki standar tersendiri, yang dicatat dalam berita acara penyerahan barang. Semua proses didokumentasikan dengan baik, termasuk pelaksanaannya sesuai dengan waktu yang ditentukan. Seluruh distribusi diawasi oleh pihak keamanan dan TNI," imbuhnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









